HALILINTARNEWS.id,TERNATE-Kementrian Pariwisata dan Ekono mi Kreatif (Kemenparekraf) menantang pimpinan kota Ternate (wali kota) agar jadikan Ternate sebagai city gastronomi sehingga bisa mewujudkan Ternate sebagai Kota Rempah Dunia.
Staf ahli Menparekraf, Joshua Puji Mulia Simandjuntak bilang,rempah merupakan salah satu komoditas dalam perniagaan dan menjadi daya tarik bangsa Eropa dan Asia melakukan pelayaran guna mene- mukan daerah penghasil rempah.
Ternate salah satu daerah pengha- sil cengkih dan pala yang membuat bangsa Eropa dan Asia datang. Pe-
layaran yang dikenal sebagai ‘jalur rempah’. Jalur rempah ini yang menjadi simpul peradaban bahari dan warisan budaya kebanggaan.
Joshua mengisahkan saat turun dari pesawat dan di bandara, ada tulisan, “Ternate Kota Rempah”. Rempah-rempah yang ada di Kota Ternate sudah diketahui dunia.Deng an kekuatan sejarah dan potensi yang luar biasa ini, Ternate harus menjadi pemain di level global.
“Ada yang bisa dilakukan Kota Ternate, yaitu menjadi bagian dari UNESCO. Ada Kota-kota lain di Indonesia yang sudah mendapat predikat Creative City dari UNESC0,” katanya, di Kota Ternate, Senin (10/7/2023).
Josua memberi contoh Pekalongan
dinobatkan UNESCO sebagai Kota Kreatif Dunia untuk kategori Craft and Folk Arts, Bandung menjadi city of desain, Ambon menjadi city of music (Kota Musik Dunia) dan Jakarta menjadi city of leatter (Kota Literatur).
“Setiap dua tahun sekali akan terjadi pemilihan atau akan terjadi kurasi. Kami memberi tantangan kepada pimpinan kota Ternate, ayo jadikan Ternate sebagai city gastro nomi karena itu ada salah satu kriteria city gastronomi,” lanjutnya.
Sehingga nanti Ternate sebagai kota rempah dunia, dimana rempah rempah ini dapat mendukung gastronomi. Ternate bisa kembali jaya di level dunia lewat predikat city gastronomi (kota seni kuliner).
“Masih ada waktu dua tahun untuk menyiapkan ekosistemnya, tentu kita akan membantu bagaimana, Ternate ini bisa menjadi bagian dari UNESCO predikat city net work. Kerja sama stakeholder disini tidak muda itu pasti tercapai,” jelasnya.
Joshua yakin dengan strategi, inova si, adaptasi dan kolaborasi. Dengan gerak cepat, gerak bersama, garap semua potensi lapangan kerja dan memadukan etos kerja dengan 4 AS (kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan tentunya kerja ikhlas.
“Jadikalah Ternate ini taman yang indah. Jadikanlah Kora- kora Festival menjadi festival yang berkualitas. Dan jadikan Ternate Kota Rempah dunia, wisatawan dunia akan datang dengan sendirinya,” ucapnya.
Joshua berada di Kota Ternate mewakili Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno membuka Festival Kora-kora, di pantai Land Mark Ternate, kemarin, yang dikemas dalam konsep Ternate Kota Rempah.
Reporter : Darwis
EditorΒ Β Β Β Β : Supriadi Sanusi
halilintarnews.id. 2023











