HALILINTARNEWS.id,TERNATE–
Wali Kota M.Tauhid Soleman atas nama Pemerintah kota (Pemkot) mengumumkan tarif angkutan kota (Angkot) di Kota Ternate hari ini (kemarin) pasca pemerintah menaikan harga BBM jenis pertalite, solar dan pertamax.
Hal itu disampaikan Sekretaris Di- nas Perhubungan Kota Ternate, Mochtar Hasyim usai rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi I DPRD Kota Ternate. “Hari ini (kemarin) diumumkan setelah Wali Kota tanda tangani,” katanya, Selasa (6/9/2022).
Dengan demikian, lanjut Mochtar, tarif angkot diberlakukan penyesuaian tarif baru pada Rabu (7/9/2022). “Penyesuaian tarif angkot 30 persen sesuai kajian dan perhitungan Organda, ISSAP, pemerintah dan DPRD,” ucapnya.
Mochtar menyebutkan, kenaikan tarif angkot 30 persen ini misalnya
untuk trayek dari Kalumata ke Terminal sebelumnya Rp 7.000, dengan kenaikan 30 persen maka tarifnya menjadi Rp. 9.000 per penumpang.
Begitu pula dari Akehuda ke Terminal dari Rp 7 ribu naik menjadi Rp 9.000 per penumpang. Dari Foramadiyahi ke Terminal, Terminal ke Jambula maupun Rua ke Terminal disesuaikan tarif angkot baru yang naik 30 persen.
“Mahasiswa/pelajar juga terjadi kenaikan 30 persen. Mahasiswa yang awalnya Rp 5 ribu Terminal Akehuda naik menjadi Rp 6.500 per penumpang. Mahasiswa dari Rua, Kastela dan Foramadiyahi yang awalnya Rp 6.000 menjadi Rp 7.500 per orang,” jelas Mochtar.
Tarif angkot umum berbeda, untuk trayekTerminal ke Jambula, terminal ke Foramadiahi maupun terminal ke Rua. “Tarif angkot baru dari Terminal ke Jambula yang sebelumnya Rp 8 ribu naik menjadi Rp 10 ribu,” tambahnya.
Reporter :Β Darwis
EditorΒ Β Β : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2022











