DPRD Minta Pembangunan Infrastruktur BAIM Diseriusi



HALILINTARNEWS.id,TERNATE-.
DPRD Kota Ternate meminta percepatan pembangunan infrastruktur pelabuhan, jalan dan pasokan air bersih di antaranya menjadi urgen yang diutamakan di tiga pulau terluar harus diseriusi Dinas PUPR Kota Ternate.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Ternate, Usman M. Nur mengata- kan pembangunan infrastruktur di pulau Moti, Hiri, dan pulau Batang Dua (BAIM) harus diseriusi PUPR dan ekstra perhatian mengejar program prioritas Wali Kota.

“Kami akan pantau baik saat reses maupun agenda lain dan laporan masyarakat terhadap perkembang an program dan kegiatan di tahun 2022 dan 2023,” katanya, saat ditemui di kelurahan Jambula, Pulau Ternate, Minggu (9/10/2022).

Usman contohi seperti pembangu nan dermaga penyeberang Hiri di Sulamadaha hingga kini belum tun taskan. Infrastruktur itu janji wali kota ke wali kota yang merupakan kebutuhan masyarakat yang harus segera diserusi penyelesaiannya.

“Pembangunan infrastruktur derma ga maupun jalan dan air bersih harus mendapat perhatian serius Dinas PUPR. Kalau perlu diprioritas 2022 yang tinggal tiga bulan terakhir serta penyediaan air bersih dan akses jalan di 2023,” ujarnya.

Item kegiatan itu merupakan prog- ram prioritas. Menurut dia, tiga program sementara berjalan di 2022 dan tiga program di tahun 2023. “Ini yang harus menjadi perha tian Dinas PUPR, agar tak ada yang terbawa di tahun berikut,” ucapnya.

Kalau tidak, tambah sekretaris Fraksi PKB itu, program 2023, 2024 maupun 2025 bisa terganggu. “Bila itu terjadi, maka bisa saja ada prog ram prioritas Wali Kota hingga akhir masa jabatannya tidak dapat dituntaskan,” terang Usman.

Legislator dapil IV ini menyampai- kan, percepatan pembangunan infrastruktur di tiga kecamatan pulau terluar sebagai kawasan penyangga dalam rangka keseimba ngan dan pemerataan pertumbuhan pembangunan antar kawasan.

Bacaan Lainnya

“Karena itu Dinas PUPR harus eks tra perhatian terhadap pembangun- an infrastruktur di tiga kecamatan pulau terluar ini.Karena masyarakat di tiga kecamatan terluar sangat mendambakan dan membutuhkan fasilitas tersebut,” tegasnya.

Selain itu, tambah Usman, DPRD mendukung Pemkot Ternate fokus pulau Moti, Hiri dan Batang Dua yang menjadi prioritas formasi ASN kategori PPPK sebanyak 149 orang, terdiri atas 100 guru, kesehatan 44 orang dan 5 tenaga penyuluh.

“Karena selama ini masyarakat di tiga pulau terluar itu berteriak ma- salah kekurangan guru dan tenaga kesehatan yang harus mendapat perhatian serius. Tenaga tersebut yang harus disediakan oleh peme- rintah kota,” tandasnya.

Reporter :Β  Darwis
EditorΒ  Β Β  : Supriadi
halilintarnews.id. 2022

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *