HALILINTARNEWS.id, YOGYAKARTA – SMAIT Darul Fikri Makassar terus memperkuat kualitas pendidikan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Terbaru, sekolah tersebut resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM), Kamis (30/7/2026), di Yogyakarta.
Penandatanganan kerja sama berlangsung dalam rangkaian International Workshop for Educators – Coaching Program yang diselenggarakan FMIPA UGM pada 29–31 Juli 2026.
Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si., dan Ketua Yayasan SIT Darul Fikri Makassar, Rasyidin Adnan.
Kemitraan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kompetensi tenaga pendidik, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi peserta didik SMAIT Darul Fikri Makassar menuju pendidikan tinggi berstandar internasional.
Ketua Yayasan SIT Darul Fikri Makassar, Rasyidin Adnan, menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul yang siap bersaing di tingkat global.
“Kolaborasi ini merupakan investasi strategis bagi masa depan pendidikan di SMAIT Darul Fikri Makassar. Kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi murid untuk mengakses pendidikan tinggi terbaik, sekaligus memperkuat kompetensi guru dan kualitas institusi melalui jejaring akademik bersama Universitas Gadjah Mada,” ujarnya.
Melalui kerja sama tersebut, siswa terbaik SMAIT Darul Fikri Makassar berkesempatan mengikuti seleksi International Undergraduate Program (IUP) FMIPA UGM sesuai mekanisme dan persyaratan yang berlaku.
Program internasional itu mencakup sejumlah bidang unggulan, di antaranya Computer Science, Electronics and Instrumentation, Chemistry, Industrial Mathematics, Statistics and Data Science, serta Industrial Physics. Seluruh program dirancang untuk mempersiapkan lulusan yang mampu menghadapi tantangan dunia akademik maupun profesional di tingkat global.
Tak hanya berfokus pada pengembangan peserta didik, kerja sama ini juga memberikan kesempatan bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi akademik. FMIPA UGM membuka peluang bagi guru yang direkomendasikan SMAIT Darul Fikri Makassar untuk mengikuti seleksi studi lanjut jenjang Magister maupun Doktor sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, kolaborasi mencakup berbagai program peningkatan kapasitas melalui Foreign Language Center (FLC) FMIPA UGM, seminar, workshop, program imersi, kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga kerja sama dengan mitra internasional, termasuk sejumlah perguruan tinggi di Taiwan.
Melalui berbagai program tersebut, SMAIT Darul Fikri Makassar diharapkan mampu memperkuat kualitas pembelajaran, meningkatkan kemampuan bahasa asing, memperluas wawasan akademik, serta menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing nasional maupun internasional.
Ruang lingkup kerja sama juga meliputi pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengenalan program studi FMIPA UGM, hingga peningkatan pemahaman terhadap kebutuhan dunia industri.
Menurut Rasyidin Adnan, pendidikan yang berkualitas hanya dapat diwujudkan melalui sinergi yang kuat antara sekolah dan perguruan tinggi sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul secara akademik, berkarakter, adaptif, dan siap menghadapi perubahan zaman.
Perjanjian Kerja Sama antara FMIPA UGM dan SMAIT Darul Fikri Makassar berlaku selama satu tahun sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.
Kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam membangun budaya akademik yang lebih kuat, memperluas jejaring internasional, serta menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Melalui sinergi tersebut, kedua institusi berkomitmen melahirkan generasi muda yang inovatif, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat global. (Ahmad)












