HALILINTARNEWS.id,TERNATE–
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Ternate mendesak pemerintah segera menggunakan sistem digitalisasi dalam pungutan pendapatan asli daerah (PAD) dalam menekan tingkat kebocoran dan mendongkrak target PAD.
“Pemerintah kota (Pemkot) Ternate sudah saatnya harus menggunakan sistem digitalisasi dalam melaku kan penagihan terhadap retribusi dan pajak,” kata Sekretaris Fraksi PKB DPRD Kota Ternate, Usman M. Nur, di Jambula, Senin (22/8/2022).
Usman mengatakan, selama ini Pemkot menggunakan manual pada penagihan retribusi bakal tak capai target maupun pajak tertentu target selalu tidak capai,berdampak tak naik-naik PAD, sehingg terjadi tarik-ulur penetapan postur APBD.
FPKB mengingatkan pemerintah daerah untuk melakukan perubahan sistem pungutan PAD dengan mengguna kan sistem digitalisasi.
Hal ini untuk mengurngi tingkat kebocoran serta dapat meningkat kan target PAD yang ditetapkan.
“Kami mendukung kebijakan pem kot Ternate berencana akan melaku kan uji coba penggunaan sistem digitalisasi di tiga OPD dalam memungut pendapatan, yaitu Dinas Perhubungan Ternate, BP2RD dan Disperindag Kota Ternate,” ujarnya.
Usman mengatakan, Fraksi PKB mewanti mewanti OPD pengelola pendapatan agar lebih serius dan maksimal lagi dalam mengelola dan memungut retribusi maupun pajak karena hingga saat ini mereka dinilai belum optimal.
Contoh, retribusi parkir di tepi jalan dengan 13 titik hanya meraup Rp 1. 300.000 per hari. Angka ini sangat kecil dibanding jumlah kendaraan
yang ada. Perolehan retribusi seper ti itu dinilai tak rasional dengan jum lah kendaraan yang begitu banyak.
Begitu pula pajak bumi dan bangu nan (PBB) selama ini tak capai tar get, padahal ada sekitar 46.000 obyek PBB. Setiap tahun PBB di targetkan Rp 6 miliar tapi capaian Rp 4 miliar. Sementara terdapat se kitar 46.000 obyek di Kota Ternate.
“Wali kota diminta evaluasi kepala OPD pengelola pendapatan bekerja tidak serius dan main-main dalam menagih retribusi dan pajak. OPD tersebut harus lebih maksimal lagi, itu menjadi indikator kinerjaPemkot meningkatkan PAD,” sarannya.
Fraksi PKB menegaskan, pemerin tah kota Ternate harus mampu mengupayakan sumber-sumber pendapatan baru untuk mendukung pencapaian target PAD. “Karena ma sih ada potensi pendapatan yang belum dilirik dan digarap,” ujarnya.
Pemkot Ternate diminta untuk mem buat, menyusun dan mengkompi- lasi data potensi pendapatan dae rah secara lengkap. “Hal ini sangat penting dalam mengukur efektifitas dan produktifitas pemda dalam meningkatkan PAD dimasa yang akan datang,” tukasnya.
Reporter :Β Darwis
EditorΒ Β Β : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2022











