HALILINTARNEWS.id,TERNATE-Kebijakan pemerintah kota berencana Kecamatan Pulau Moti dengan potensi yang ada di kelurahan bakal dijadikan sebagai kampung budidaya perikanan, didukung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate.
DPRD ingatkan dan wanti wanti Pemkot Ternate agar tidak mengula- ngi “kegagalan” seperti sentra pengembangan bawang merah yang tidak maksimal dan program budidaya rumput laut yang dilaku- kan, tetapi tidak berkelanjutan.
Anggota DPRD dapil Ternate Selat an-Moti, Junaidi A.Bahrudin, menga takan, dewan mensupor dan meres pon Dinas Perikanan Kota Ternate yang berencana Moti bakal dijadi- kan sebagai kampung budi daya ikan air tawar dan ikan air laut.
“Potensi wilayah Moti untuk dikem bangkan usaha budi daya ikan air tawar dan ikan air laut. Tinggal bagaimana caranya sehingga kegiatan seperti itu bisa berkelan
jutan ,” kata Junaidi, saat dihubungi Rabu (7/6/2023).
Selama ini, menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD ini, program- program strategis sudah dilakukan oleh pemerintah maupun secara mandiri oleh masyarakat. Kadang- kadang kegiatan tersebut dia terhenti di tengah jalan.
Contoh seperti Moti sebagai sentra produksi bawang merah yang dipu satkan di Tafamutu, tapi dia tidak maksimal. Budidaya rumput laut hanya sekali panen tak diteruskan. Banyak juga program lain yang dilakukan tapi dia tidak dilanjutkan.
“Bagaimana caranya supaya dia berkelanjutan, pemerintah menyiap kan strategi dan menyiapkan ske manya sehingga benar-benar mem berikan manfaat yang besar sehing ga peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Moti,” sambungnya.
Apa yang terjadi pokok permasala- hannya, soal sumber daya manusia, infrastruktur, fasilitas dan sarana prasarana (sapras) kemudian bagaimana managemen, produksi dan pemasarannya.
“Saya kira itu yang harus dipikirkan oleh pemerintah kota sehingga apa pun upaya masyarakat dia bisa mandiri dan berkelanjutan. Jadi tidak terhenti satu dua tahun men jalankan usahanya,” ujar Anggota komisi III DPRD Kota Ternate itu.
Selain hal-hal yang disebutkan itu, pendampingan dari instansi tekhnis, tidak kalah penting dan turun menentukan kegagalan atau keberhasilan suatu program bila program dan kegiatan tersebut sudah diturunkan ke masyarakat.
“Saya kira tantangannya kita disitu. Pemerintah harus tahu betul apa yang men jadi pokok permasalahan di Moti.Apakah pada aspek sumber daya manusianya ataukah pada in- frastruktur,fasilitasnya. Kalau tahu pokok permasalahan, maka kebija kan harus sesuai,” ucapnya.
Reporter : Darwis
EditorΒ Β Β Β Β : Supriadi Sanusi
halilintarnews.id. 2023











