Bebepa Titik Pekerjaan Jalan Terlihat Amburadul, Ini Harapan Anggota DPRD Ternate



HALILINTARNEWS.id,TERNATE
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, menyoroti jalan Hotmix di beberapa titik dalam Kota Ternate. Faktanya, jalan yang dikerjakan oleh Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate terlihat sepotong – potong dan tidak utuh alias amburadul.

Itu terlihat pada pekerjaan jalan mulai dari Tanah Tinggi Barat Muka TK Barunawati – Jati Lampu Merah, Lingkungan Jan – disekitar kediaman Wali Kota Ternate, Kalumata Tugu – Diturunan Kantor Camat, Kalumata muka Kantor DPRD Ternate – di jembatan samping Kantor DPRD Ternate.

Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, Anas U Malik meminta Dinas PUPR mendesak pihak rekanan agar menyelesaikan pekerjaan jalan itu mengingat kontrak berakhir bulan depan.

β€œAda lima paket pekerjaan yang tanda tangan kontrak berakhir bulan Oktober, karena itu kami minta PUPR mendesak pihak ketiga segera menyelesaikan pekerjaan jalan yang bersumber dari APBD baik DAU maupun DAK segera dituntaskan di bulan Oktober,” tegasnya, Senin (19/9/2022).

Anas menyampaikan, Komisi III melihat pekerjaan jalan hotmix agak terlambat dan dikerjakan setengah – setengah. β€œJalan ini penting dilaksanakan secepatnya agar tidak menganggu ketertiban umum terutama pengguna jalan,” ungkapnya.

Pekerjaan ini, kata Anas, penanda tanganan di bulan April, sekarang sudah masuk bulan September. Pantauan Komisi III progresnya agak terlambat, karena itu komisi III mendesak agar menuntaskan. β€œKami lihat dari sisi pekerjaan setengah–setengah itu kualitasnya dipertanyakan,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajirin Bailussy. Suatu perencanaan itu harus utuh, sekali pun itu renovasi.
β€œMisalnya ruas jalan sekitar 500 meter, tidak bisa hanya dilihat jalan yang berlubang, tetapi harus dibuat secara keseluruhan. Kalau tidak bisa dikerjakan, maka jangan dulu dipaksakan,” ungkapnya.

Muhajirin menyebut, DPRD merasa harus dibuat secara utuh oleh Dinas PUPR, kalau mau pembangunan jalan, alangkah baiknya anggaran dijadikan satu, jangan dipicah – picahkan kecil – kecil. Kalau belum bisa renovasi baiknya anggaran itu di bawa ke tiga kecamatan terluar, supaya bisa selesai disana.

Bacaan Lainnya

β€œSaya merasa ada hal yang harus dibuat secara utuh oleh Dinas PUPR, daripada kalau mau buat, dananya dijadikan satu jangan dipicah – picahkan kecil – kecil. Kalau belum bisa renovasi lebih baik dana itu dibawa ke tiga kecamatan terluar, agar bisa diselesaikan yang disana. Kalau disini biking sepanggal panggal hitung -hitung Rp 3 – Rp 4 milyar lebih, sebaiknya dikerjakan disana,” katanya.

Kualitas pekerjaan jalan, tegas Muhajirin, nanti dikroscek terlebih dahulu. “Nanti baru komisi tiga turun kroscek,” tambahnya.

Reporter :Β  Darwis
EditorΒ  Β Β  : Supriadi
halilintarnews.id. 2022

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *