HALILINTARNEWS.id,TERNATE– Hutang pemerintah kota (Pemkot) Ternate yang terbawah ke tahun 2023 kegiatan beberapa OPD dengan anggaran ditaksir puluhan miliar. Yang terdata baru kegiatan dan program Dinas PUPR Ternate. Sesuai laporan yang diterima nilainya capai angka Rp 40 miliar.
Sekot Ternate, Jusuf Sunya, menjelaskan, Pemkot Ternate lebih optimal sehingga belanja yang dibayar sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, sehingga jika tersedia anggaran di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) maka disesuaikan.
“Jika belanja modal dan fisik
yang tidak memungkinkan untuk dibayar tahun ini, maka kita luncurkan di tahun 2023,” terangnya, di basment gedung parlemen Kota Ternate, Jumat (30/12/2022).
Karena itu, menurut Sekot Jusuf, kegiatan yang terbawah atau yang diluncurkan sebagai hutang dan pembayaran baru akan dilaksana kan pada 2023, saat ini sudah mulai identifikasi oleh Pemerintah Kota Ternate.
“Contohnya di Dinas PUPR itu ada beberapa program kegiatan yang sudah didata dan dilaporkan ke kami sekaligus sebagai ketua TAPD Kota Ternate untuk diluncurkan ke tahun depan,” ucapnya.
Jusuf bilang, jumlah kegiatan dan program di Dinas PUPR yang bakal diluncurkan pembayaran ke tahun 2023 mencapai Rp 40 miliar, dimana kegiatan yang bakal diluncurkan pembayarannya itu sebagian sudah selesai.
Contoh pada pekerjaan pembangu nan pengaspalan jalan sepanjang 1 kilo meter, menelan anggaran senilai Rp 2.285.204. 535, 74 (APBD tahun 2022), di kelurahan Moti Kota dan kelurahan Tadenas, kecamatan Pulau Moti.
Hingga saat ini laporan yang baru diterima, kata Sekot, Dinas PUPR Ternate, sementara OPD lain belum terima. Mereka ini masih tidur, begitu bangun sudah tahun baru. “Tapi kita akan tetap bayar jika itu sudah dilaksanakan,” paparnya.
Jusuf akui, pihaknya sebelum sudah mengantisipasi dengan anggaran Rp. 40 miliar ini dalam APBD 2023 untuk pembayaran hutang dari Dinas PUPR Kota Ternate, karena Pemkot sudah hitung akan terjadi hutang pada sejumlah kegiatan di Dinas PUPR.
“OPD cepat menyusun laporan keuangan, mengingat ini sudah akhir tahun. Supaya nanti di tahun depan semester pertama saat pe- meriksaan BPK semua administrasi laporan tahun 2022 ini sudah tuntas,” Sekot berharap.
Terpisah Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rus’an M. Nur Taib pada akhirnya mengakui, kalau kegiatan dan program pada dinas yang dipimpinnya terbawah ke tahun 2023 yang menjadi hutang.Nilainya kurang lebih Rp 40 miliar.
“Kami luncurkan pembayaran ke tahun depan sekitar Rp 40 miliar, mengingat kegiatan yang diluncur kan pembayaran di 2023 tersebut karena sebagian kegiatan sudah rampung,” katanya.
Reporter : Darwir
Editor : Supriadi Sanusi
halilintarnews.id. 2022











