HALILINTARNEWS.id,TERNATE–
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate meminta pemerintah memberikan sanksi tegas terhadap pegawai di lingkup pemerintah kota (Pemkot) yang tidak disiplin atau indisipliner kerja.
“Pemerintah kota Ternate harus memberikan sanksi pada pegawai yang tidak disiplin dalam bekerja,” tegas Wakil Ketua DPRD Kota Ter nate, H. Djadid Ali, SH, di kompleks gedung parlemen Ternate, di Kalu mata Puncak Jumat (1/7/2022).
Djadid menegaskan, sudah harus ada evaluasi. Jam kerja pegawai sudah diatur, masuk kantor kalau tidak salah 07,15 WITA sampai 07,30 Wita sudah berada di kantor. “Kenapa ini harus terjadi seperti itu,” tanya Djadid menjelaskan.
Pandangan dari DPRD Kota Ternate
bahwa sistem evaluasi dan pengon trolan tidak ada. “Kebiasaan pega wai seperti ini yang sudah menjadi budaya terlambat masuk kantor, bahkan tidak masuk kantor sama
sekali,” katamya.
Djadid mengatakan hal itu pasca Kepala BKPSDM, Samin Marsaoly sidak kantor Camat Ternate Tengah di kelurahan Salahudin, pukul 08.30 WITA, ditemukan satu PTT, semen tara pegawai struktural dan fungsio nal maupun staf belum berkantor.
Melihat kondisi kantor seperti itu, Samin langsung memblokir aplikasi e-kinerja milik PNS kantor Camat sebagai sanksi atas ketidakdisiplin an para PNS. Seluruh ASN dan PTT di kantor Camat juga diwajibkan ikut apel hari Senin pekan depan.
“Kalau baru kali ini, yang bersangkutan harus diberikan peringatan secara administrasi. Tapi kalau sudah berulang- ulang kali, otomatis harus diberikan sanksi, tidak ada kata lain, teguran keras dan peringatan,” sambungnya
menjelaskan.
Apakah sank si terkait masalah ja batannya, kenaikan pangkat, kenai kan berkalanya dan tindakan- tinda kan administrasi lainnya. “Camat harus disiplin dan menjadi teladan bagi stafnya,bukan stafnya menjadi contoh bagi Camat,” katanya.
Djadid mengatakan, DPRD meminta kepada BKPSDM harus melakukan pengawasan dan kontrol terhadap OPD termasuk Camat dan Lurah. “Jangan ada laporan baru turun, tapi pengawasan dan kontrol harus
dilakukan terus menerus,” ucapnya.
Djadid meminta rapat rapat pembinaan kedisiplinan pegawai itu harus ada. “Bagaimana orang mau disiplin, kitorang sendiri saja tidak punya rapat-rapat kedisiplinan pegawai,” pungkasnya.
Reporter :Β Darwis
EditorΒ Β Β : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2022











