HALILINTARNEWS.id,TERNATE-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kota Ternate melalui Komisi II menuding Pemerintah Kota Ternate, tidak maskimal dalam mengurus aset daerah yang ada, seperti plaza Gamalama modern.
Ketua Komisi II DPRD Kota Ternate, Mubin A. Wahid yang mengatakan, barang milik daerah harus betul- betul dimanfaatkan, sehingga bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
βBarang milik daerah yang ada harus betul-betul dimanfaatkan, salah satu nilainya dalam rangka menambah PAD Kota Ternate,β kata Mubin, didepan pintu ruang paripurna gedung DPRD Kota Ternate, Selasa (6/6/2023).
Namun, lanjutnya, selama ini Pemerintak kota Ternate terkesan lambat dalam mengurus aset daerah terutama gedung Plaza Gamalama Modern yang berada di Kelurahan Gamalama, Ternate Tengah.
βNilai kontrak yang ditawarkan dalam pelelangan (sewa) terlalu tinggi. Kalau tinggi cari solusi yang penting bagaimana aset itu bisa dimanfaatkan, sehingga bisa tertata dan terawat agar bisa tetap eksis dan ada nilainya,” ucap dia.
Hal ini, menurut Ketua DPW PPP Maluku Utara itu, jika aset dibiarkan begitu saja, maka akan terjadi kerusakan pada aset itu sendiri. Selama ini, Mubin sudah meng- ingatkan, Pemkot Ternate dinilai gagal menata aset daerah.
βBegitu pula bagaimana memanfa- atkan barang milik daerah seperti Plaza Gamalama Modern dan Sport Hall, apalagi barang-barang milik daerah yang lain seperti pasar Bastiong maupun pasar Syariah di Sasa, kacau,” semprot Mubin.
Bagi dirinya mengatakan, kerusakan yang terjadi pada aset daerah terutama Plaza Gamalama Modern tersebut akibat tak diman- faatkan dengan baik serta tidak adanya perawatan di gedung itu.
βKarena memang tidak dimanfaat kan, ya seperti itu. Saya kan sudah bilang, Pemkot Ternate tidak mampu menata aset yang ada. Kan tidak fokus. Semua hal dinilai tidak fokus,β paparnya
Tambah Mubin, pemerintah mempunyai tantangan berat, apa yang menjadi program prioritas itu yang harus dilakukan. Apa yang menjadi visi-misi tentang pelayanan air bersih, sampah, pertanian, perikanan termasuk aset daerah itu.
βIni semua kacau. Jangan pencitraan, masyarakat sekarang butuh hal yang riil dan faktual yang mereka rasakan, bukan pencitraan.β ungkapnya.
Reporter : Darwis
EditorΒ Β Β Β Β : Supriadi Sanusi
halilintarnews.id. 2023











