HALILINTARNEWS.id,TERNATE– Satu lagi dari Lembaga Seni dan Budaya Moloku Kie Raha (LSB) Molokiyah melaunching Rima Raga Rempah (3R), di Benteng Oranje Ternate. Pemukulan tifa tandai
launching dibuka secara simbolisasi.
Launching Rima Raga Rempah juga dihadiri Jafar M Dun yang mewakili sutradara dan penulis naskah alur dan ketokohan, dalam cerita serta keterlibatan talent berdasarkan usia. Hadir pula Lutfi Ali selaku Tim Riset Project sekaligus Pemerhati Budaya, dan Kadis Kebudayaan Kota Ternate, Syarif Sabatun.
“Rima Raga Rempah merupakan teater musikal tradisional. Event ini berkolaborasi dengan Dirjen Kebudayaan, melalui program Penciptaan Karya Kreatif Inovatif,” kata Project Leader, Abduh Soleman, Sabtu (24/12/2022).
Makna Rima Raga Rempah sendiri, yakni makna nada gerak dan kekayaan alam. Rima berarti mengantarakan senandung yang mempunyai banyak makna, dalam alunan kitab Molokiyah seperti dalil tifa dan dalil moro, atau kerap dikenal sebagai dorobolo.
Dorobolo sendiri mengandung pedoman orang-orang Moloku Kie Raha, yang secara ragawi berlandaskan kitabullah.
Sementara arti Raga yaitu merepresentasikan sikap dalam berkehidupan, termasuk kematian yang ditampilkan lewat gerak dan rasa sebagai pencapaian diri yang utuh.
Sedangkan Rempah sendiri mengandung arti, mengambil bagian sebagai alur dari sebuah beradaban untuk menemukan bahasa, yang dikisahkan melalui bangsa-bangsa Eropa, semesta hingga panji empat Kesultanan Kie Raha.
Abduh Soleman menjelaskan, teater musikal ini nantinya akan menguraikan terbentuknya Ternate, sejak era Momole, Kesultanan hingga datangnya bahtar-bahtar Tionghoa, Persia, Arab, Portugis, Spanyol, Belanda dan Inggris.
Take line atau tema ini dipilih sebagai upaya perlindungan, penyelematan, pelestarian dan pemanfaatan budaya, serta pengembangan ekonomi budaya yang diistilahkan dengan Edaya, dalam pemanfaatan kekayaan budaya Moloku Kie Raha,β terangnya.
Pertunjukan teater musikal Rima Raga Rempah ini akan digelar, pada Sabtu, 14 Januari 2023 di Sport Hall Kelurahan Ubo Ubo, Kota Ternate. Ada 70 talent yang siap tampil memukau pada acara nanti.
Bahkan acara ini ditargetkan bisa menghipnotis 1.257 penonton.
Sejumlah rangkaian acara sudah disiapkan termasuk Expo Rima Raga Rempah yang sudah dilaksanakan, pada 23 sampai 24 Desember 2022 di kawasan Benteng Oranje. βRima Raga Rempah juga akan berkolaborasi dengan musik modern. Kalau kami akan menampilkan permainan musik khas Moloku Kie Raha, seperti arababu, fiyol, gambus dan tifa,β jelasnya.
Sementara Ketua LSB Molokiyah, Hasan Ali menambahkan, bahwa visi misi serta tujuan acara tersebut tak lain, untuk melestarikan seni dan budaya di Maluku Utara terutama musik tradisional.
Disisi lain, pertunjukan ini juga untuk memupuk rasa cinta terhadap kebudayaan daerah sejak dini. Terutama bagi masyarakat Kota Ternate dan generasi muda.
βIni pula bisa mendekatkan masyarakatnya sendiri dengan kebudayaan tradisional, sebagai identitas yang berkelanjutan. Selain itu ini juga menyalurkan minat dan bakat generasi muda, terhadap karya seni musik, tari dan pengetahuan serta permainan tradisional,β kata Hasan.
Dengan begitu, event ini tentu bisa menjadi pemantik kreatifitas generasi muda, dalam upaya pengembangan tradisi Ternate dan Maluku Utara di era modern.
βKami berharap acara ini sukses dan peminat musik tradisional semakin banyak, terutama generasi muda. Karena musik tradisional merupakan identitas kita orang Ternate, jadi jangan sampai hal ini punah begitu saja,β imbuhnya.
Meski ada beberapa kendala teknis, namun panitia terus berupaya memperbaiki, demi kesuksesan pertunjukan mendatang.
Reporter : Darwis
EditorΒ Β Β Β Β : Supriadi Sanusi
halilintarnews.id. 2022











