HALILINTARNEWS.id,TERNATE-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate bakal melakukan
penataan 593 TPS setelah mene- rima data pemilih sementara kota Ternate. Dan, KPU sudah ajukan anggaran Pilwako dan Pilgub Rp 41 miliar ke Wali Kota dan DPRD.
Ketua KPU Kota Ternate, M. Zen A. Karim menyatakan, pemilih semen tara masih memakai data pemilih berkelanjutan, sebanyak 119.874 pemilih. Hasil singkronisasi penambahan pemilih ada sekitar atau hampir 143 ribu.
“Dari 143 ribu jumlah pemilih hasil singkronisasi tersebut dan data pemilih berkelanjutan itu, nanti baru kita melakukan penataan tempat pengumutan suara (TPS),” katanya, saat dihubungi, Minggu (7/1/2023).
Data pemilih Kota Ternate di Pemihan Umum (Pemilu) 2024 hingga saat ini belum direkap. Karena data tersebut masih berada di KPU-RI dan belum diserahkan ke KPU daerah kabupaten/kota.
“Nanti setelah penyerahan baru akan diketahui kemudian dilakukan pembagian berdasarkan tempat pengumutan suara (TPS) yang ditetapkan,karena dirancang TPS untuk pemilu 2024 sebanyak 593 TPS di Kota Ternate,” urainya.
Zen menyampaikan bahwa, jumlah pemilih sementara masih memakai data pemilu berkelanjutan, di periode bulan September 2022 sebanyak 119.874 pemilih dan ada penambahan hampir mencapai angka 143 ribu pemilih.
“Yang jelas Dirjen Dukcapil Kemen dagri sudah menyerahkan ke KPU RI. Saat ini sedang dilakukan sinkronisasi oleh KPU, baru KPU-RI menyerahkan ke KPU kab/kota. Penyerahan data itu pada tanggal 9 Februari 2023,” terangnya.
KPU Kota Ternate juga, tambah Zen, sudah mengajukan anggaran Pilkada, baik Pilwako dan Pilgub ke pemerintah daerah yang diterima langsung oleh Wali Kota dan sudah diserahkan ke DPRD Kota Ternate.
“Anggaran yang diajukan untuk persiapan Pilwako dan Pilgub 2024 itu total. sebanyak Rp 41 miliar. Itu rancangan anggaran Pilwako dan Pilgub yang diajukan karena Pemilu serentak atau bersamaan,” tegasnya.
Reporter : Darwis
EditorΒ Β Β Β Β : Supriadi Sanusi
halilintarnews.id. 2023











