HALILINTARNEWS.id,TERNATE-Hore, dampak inflasi 2 persen akibat kenaikan bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu, pemerintah memberikan bantuan langsung tunai (BLT) hampir ribuan Om Ojek dan bantuan sembako 100 Warung Mama untuk usaha mikro.
Kepala Dinas Koperasi UKM Kota Ternate, Hadi Hairudin mengatakan,
pemerintah memberikan bantuan ke Warung Mama untuk pelaku usaha mikro, dimana usahanya terdampak. Mereka kekurangan mo dal, berpengaruh pada usahanya.
Begitu pula Om Ojek diberikan BLT dalam bentuk kompensasi BBM. Ini merupakan suatu upaya yang dila kukan oleh pemerintah dalam rangka membantu mereka yang terdampak langsung dari kenaikan bahan bakar minyak tersebut.
“Kita memberikan support program ini pada mereka, sehingga paling tidak mereka bisa mendapatkan keringanan dalam usah-usaha yang mereka lakukan,” katanya saat disambangi di ruang kerjanya, Senin sore (12/12/2022).
Kenaikan harga BBM berpengaruh pada usaha-usaha mereka baik dalam bidang perdagangan seperti pelaku usaha mikro & transportasi jasa seperti ojek. Pemerintah memberikan bantuan agar mereka bisa tumbuh dan berkembang.
“Kami sangat berharap Om Ojek ini juga bisa melakukan pelayanan yang maksimal dan mendorong mereka untuk bekerja lebih baik, dengan mendapat rezeki agar bisa menafkahi keluarganya,”ucap bekas Sekretaris Dinas Pendidikan itu.
Om Ojek offline menerima BLT dengan total nilai Rp. 450.000 bagi 1.777 orang. Sedangkan untuk Warung Mama dialokasikan Rp. 400 juta. Bantuan untuk Warung Mama untuk 100 pelaku usaha da- lam bentuk barang atau sembako.
Hadi menyampaikan bahwa, sistim penyerahan dan penerima bantuan itu Diskop UMK bekerjasama dengan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) sehingga seluruh penerima BLT itu disiapkan administrasi dan buku rekening.
“Disana mereka menerima bantuan itu dan sekaligus memiliki buku ta bungan maupun bantuan-bantuan lain yang bersumber dari APBD sehingga kita akan mendorong Om Ojek ini-paling tidak-harus memiliki koperasi,” jelasnya.
Hadi berharap, adanya koperasi tersebut akan membantu mereka untuk mengembangkan usahanya. Ini bentuk respon Pemerintah kota untuk membangun koperasi, mini- mal dua atau tiga kelurahan berde- katan dijadikan satu koperasi.
“Dalam koperasi itu dijadikan unit serba usaha. Kedepan bila koperasi itu berkembang dan maju diharap- kan akan bisa melayani atau memenuhi kebutuhan para jasa ojek,” ungkapnya.
Prinsipnya, menurut Hadi, Dinas Koperasi & UKM akan mendorong para usaha mikro. Ditanya kapan akan disalurkan, dia bilang, masih dalam proses. Pendataan sudah dilakukan dan akan diverifikasi data-data yang ada.
“Ferivikasi dan validasi data ini agar bantuan pemerintah ini benar-benar tepat sasaran. Jadi ada syarat- syarat yang harus dipenuhi penerima. Insya Allah, minggu terakhir bulan Desember ini sudah bisa tersalurkan,” tandasnya.
Reporter : Ilham Iriansah
EditorΒ Β Β Β Β : Supriadi Sanusi
halilintarnews.id. 2022











