Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK, Lima Pejabat dan Lima Swasta Ikut Diamankan



HALILINTARNEWS.id, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, Bupati Muara Enim, Sumatera Selatan, Edison, turut diamankan bersama sembilan orang lainnya dalam operasi yang digelar pada Senin (8/6/2026).

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa total 10 orang diamankan di Jakarta dan Sumatera Selatan.
β€œTim mengamankan sepuluh orang di wilayah Jakarta dan Sumsel,” ujar Budi.

Dari jumlah tersebut, lima orang berasal dari unsur Pemerintah Kabupaten Muara Enim, termasuk Bupati Edison.

Sementara lima lainnya merupakan pihak swasta yang diduga terkait dengan perkara yang sedang diselidiki KPK.

Saat ini, seluruh pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif.

KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka, termasuk kemungkinan penetapan tersangka.

OTT ini menambah daftar kepala daerah yang terjerat operasi antirasuah sepanjang tahun 2026.

Namun hingga berita ini diturunkan, KPK belum mengungkap secara rinci kasus yang melatarbelakangi penangkapan tersebut.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, pada 2–3 Juni 2026, KPK juga menggelar OTT terkait dugaan pemerasan izin tinggal warga negara asing (WNA) dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi periode 2022–2026.

Dalam operasi tersebut, 18 orang diamankan dan delapan di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Red

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *