Kotak Infak Masjid Diduga Dibobol Beruntun! Celengan Ditemukan Dibuang di Semak, Warga Antang Diminta Siaga



HALILINTARNEWS,id, MAKASSAR – Masyarakat Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, khususnya para pengurus masjid di kawasan Borong Raungkau, Griya Antang Harapan, Perumahan Antang Permai, serta wilayah sekitarnya, diimbau meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya dugaan aksi pencurian yang menyasar celengan infak di sejumlah rumah ibadah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dalam beberapa waktu terakhir diduga terjadi serangkaian aksi pembobolan kotak infak di sejumlah masjid sekitar Perumahan Antang Permai. Pelaku diduga merusak celengan infak untuk mengambil uang yang merupakan amanah dari para jamaah.

Pada Minggu pagi, sebuah celengan infak ditemukan warga di semak-semak yang berada di sebelah barat Masjid Nurul Indah. Kondisinya diduga telah dirusak dan dibuang setelah isinya diambil.

Penemuan tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa rumah ibadah di kawasan tersebut tengah menjadi sasaran aksi pencurian.

Peristiwa ini memicu keprihatinan masyarakat karena bukan hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga mencederai nilai-nilai keagamaan. Dana infak yang berasal dari keikhlasan jamaah sejatinya diperuntukkan bagi kepentingan ibadah, pemeliharaan masjid, dan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menyikapi kondisi tersebut, pengurus masjid diimbau memperketat sistem pengamanan dengan melakukan pemeriksaan rutin terhadap kotak infak, pintu, jendela, pagar, dan fasilitas lainnya untuk memastikan tidak terdapat tanda-tanda kerusakan maupun upaya pembobolan.

Masjid yang telah dilengkapi kamera pengawas (CCTV) juga diharapkan memastikan seluruh perangkat berfungsi optimal. Sementara itu, bagi masjid yang belum memiliki sistem pengamanan elektronik, pengurus dapat mempertimbangkan langkah-langkah pengamanan sesuai kemampuan, seperti mengaktifkan ronda malam atau patroli lingkungan bersama masyarakat sekitar.

Masyarakat pun diminta lebih peduli terhadap aktivitas di sekitar rumah ibadah.

Bacaan Lainnya

Apabila melihat orang yang bertingkah mencurigakan atau menemukan dugaan tindak pidana, warga diharapkan segera berkoordinasi dengan pengurus masjid dan melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sinergi antara pengurus masjid, jamaah, masyarakat, dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan rumah ibadah serta melindungi dana umat dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.
Pengurus masjid juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum.

Dengan meningkatnya kewaspadaan dan kepedulian bersama, diharapkan aksi serupa dapat dicegah sehingga masjid tetap menjadi tempat ibadah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh umat.

Naskah ini lebih padat, memiliki alur yang lebih kuat, dan tetap menjaga prinsip keberimbangan serta praduga tak bersalah dengan penggunaan kata “diduga” pada setiap informasi yang belum berkekuatan hukum tetap. (AHMAD)

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *