Pelajar Nabire Geruduk Dinas Pendidikan, MBG Ditolak dan Anggaran Diminta untuk Pendidikan

Oplus_16908288


HALILINTARNEWS.id, NABIRE β€” Pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) Nabire menggelar aksi menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (15/9/2026).

Massa berjalan kaki dari Bumi Wonorejo menuju Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah di kawasan Bandara Lama.

Aksi tersebut mendapat pengamanan 467 personel gabungan TNI-Polri.

Dalam aksinya, SPWP meminta pemerintah menghentikan MBG di Tanah Papua dan mengalihkan anggaran untuk pemenuhan hak pendidikan, termasuk pendidikan gratis bagi pelajar dan mahasiswa Papua.

Massa juga mendesak pengusutan dugaan kasus keracunan yang mereka kaitkan dengan MBG, penghentian pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Papua, serta menolak pembagian MBG secara paksa di sekolah.

Koordinator Lapangan SPWP, Robean Kobepa, meminta Presiden Prabowo mengevaluasi program tersebut dan memprioritaskan anggaran pendidikan.

Menanggapi tuntutan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nurhaida, mengatakan pihaknya menerima aspirasi massa.

Namun, ia menegaskan pelaksanaan MBG bukan kewenangan Dinas Pendidikan.

Bacaan Lainnya

β€œSeharusnya pelajar menuntut ke Badan Gizi Nasional (BGN) Nabire atau BGN wilayah Papua, karena MBG memiliki instansi yang menangani secara khusus. Ini bukan urusan Dinas Pendidikan,” ujar Nurhaida.

Penanggung Jawab Aksi, Josan Sani, meminta aspirasi tersebut ditindaklanjuti dalam waktu tiga bulan.

Ia mengancam akan menggelar aksi dengan jumlah massa lebih besar jika tidak ada tindak lanjut.
Dalam pernyataannya, Josan juga mengeluarkan ancaman pembakaran kantor pemerintahan apabila tuntutan tidak dibahas bersama pemerintah, legislatif, dan instansi terkait.

Sementara itu, Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu menyebut aksi berlangsung aman dan kondusif.

Pengamanan dilakukan sejak pukul 08.00 hingga 12.30 WIT.

Menurutnya, komunikasi antara aparat dan massa berjalan baik meski terdapat long march. Ia mengapresiasi seluruh personel gabungan yang terlibat dalam pengamanan.

Komandan Lanal Nabire Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi juga menyatakan aksi berjalan lancar berkat sinergi dan komunikasi antara aparat, pelajar, masyarakat, dan wartawan. (Tim)

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *