HALILINTARNEWS.id, MAKASSAR β Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mendorong peran aktif dunia usaha dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah kepulauan. Hal ini ditandai dengan rapat pembahasan kerja sama Corporate Social Responsibility (CSR) yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, di Balai Kota Makassar, Rabu (8/4/2026).
Rapat tersebut membahas rencana penyaluran program CSR oleh PT Tiran Wisata Sangkarrang (TWS) di Pulau Kodingareng Keke, Kelurahan Kodingareng, Kecamatan Sangkarrang.
Sekda Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan bahwa Pemkot sangat mendukung inisiatif perusahaan dalam menyalurkan CSR sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan.
βSetiap perusahaan kita dorong untuk proaktif menyalurkan CSR. Ini adalah bentuk tanggung jawab kepada masyarakat, termasuk warga di wilayah kepulauan,β ujarnya.
Pemkot Makassar, lanjutnya, akan segera menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan manajemen TWS guna mematangkan rencana program yang akan dijalankan. Ia meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk menyiapkan data dan bahan pendukung sebagai dasar finalisasi program CSR tersebut.
βKita siapkan bahan yang matang, khususnya terkait perencanaan program CSR yang akan mereka kontribusikan di Pulau Kodingareng Keke,β jelasnya.
Zulkifly menekankan, setiap bentuk kerja sama harus sesuai dengan regulasi yang berlaku, terutama terkait pengelolaan aset daerah dan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
βKontribusi dalam bentuk jasa maupun pembangunan fisik wajib dicatat sebagai aset pemerintah sesuai ketentuan. Karena itu, skema kerja sama harus disusun secara cermat dan tidak melanggar aturan,β tegasnya.
Lebih jauh, ia menilai fokus utama program CSR di Pulau Kodingareng Keke sebaiknya diarahkan pada konservasi ekosistem laut serta perlindungan pulau dari ancaman abrasi.
βPrioritasnya adalah konservasi lingkungan laut, seperti pembangunan penahan ombak (breakwater) untuk melindungi pulau dari abrasi,β ungkapnya.
Selain itu, Pemkot juga membuka peluang program CSR lainnya, seperti pembangunan dermaga, pos pengawasan, hingga fasilitas kebersihan, selama tetap sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah dan regulasi terkait, termasuk aturan dari Kementerian Perhubungan.
Sebagai langkah awal, Pemkot Makassar akan menyiapkan nota kesepahaman (MoU) sebagai payung kerja sama, dengan fokus utama pada konservasi lingkungan laut.
βNanti detail teknisnya akan ditindaklanjuti setelah ada kejelasan program yang akan dilaksanakan,β pungkasnya.
Reporter : Ilham Iriansah
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026












