Dandim 1410 Bersama Kapolres Bantaeng Hadiri Kegiatan Dikbud Rakor K3S



HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bantaeng kembali menggelar Kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) guna memaksimalkan penyerapan vaksinasi untuk anak umur 6-12 tahun di wilayah Kabupaten Bantaeng.

Kegiatan rapat koordinasi tersebut dilaksanakan Aula Kantor Dinas Pendidikan Kab. Bantaeng jalan Andi Manappiang Kelurahan Lembang , Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng, pada selasa 1/2/2022, sekitar pukul 10.30.

Turut hadir dalam giat rapat kordinasi, Dandim 1410 Bantaeng
a. Letkol Arm Gatot Awan Febrianto, S.Sos, Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumara, SH, S.I.K, M.Si, Kadis Pendidikan Kab. Bantaeng Drs. Muhammad Haris, M.Si, Kadis Kesehatan Kab.Bantaeng dr. Andi Ihsan M. Kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit dinas kesehatan Bantaeng
dr. Armansyah, M.Kes, Kasat Reskrim Polres Bantaeng AKP Burhan, SH Kasat Reskrim Polres Bantaeng

Menurut Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng Muhammada Haris, M.Si
dalam sambutannya menyampaikan, selamat datang Bapak Dandim dan Kapolres Bantaeng di kantor kami dalam rangka memberikan arahan dan masukkan dalam rangka memutus mata rantai virus Corona dan membantu penyerapan vaksin di Kabupaten Bantaeng.

Perlu kami sampaikan bahwa kami akan fokus vaksin untuk anak umur 6-12 tahun sehingga yg hadir saat ini adalah para kepala sekolah tingkat SD.
Gugus yang paling rendah penyerapan vaksin tingkat SD di Kabupaten Bantaeng saat ini ada 7 gugus, ungkap Kadis Muhammad Haris.

“Dinas pendidikan Kabupaten Bantaeng sejak buan april tahun lalu kita sudah buat SOP dalam rangka menata sistim belajar tatap muka dan daring dan kita anjurkan membentuk tim fisiko sosial,” katanya.

“Untuk saat ini sistim pembelajaran di Kabupaten Bantaeng kita bagi persif untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka jadi untuk Kabupateb Bantaeng belum melaksanakan pembelajaran tatap muka secara langsung 100 persen tapi kami memakai sistim pembelajaran tatap muka 50 persen dan di bagi persif,” jalas Haris.

Bacaan Lainnya

Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumara, SH, S.I.K, M.Si mengawali, perkenalkan diri sebagai Kapolres Bantaeng asal jogyakarta dan orang tua saya juga seorang guru.

Situasi saat ini kita harus bergerak secara bersama dalam rangka menangani penyerapan vaksianasi dalam kasus, secara tugas kami sebagai Kapolres cuman untuk menjaga Kamtibmas tapi karena melihat situasi saat ini kita harus bergerak semua untuk membantu pemerintah menangani masalah covid yang saat ini meningkat dan untuk kabupaten Bantaeng tingkat penyerapan vaksinnya masih rendah khususnya vaksin 2.

Kita sebagai tenaga pendidik harus sebagai contoh karena dari situ kita bisa untuk mengajak yang lain untuk bisa melaksanakan vaksin dan bisa memberikan masukkan kepada orang lain dan mengsosilisasikan bahwa vaksin itu tidak berbahaya dan mari bersama ” untuk meredam berita hoaks yang beredar di masyarakat ttg vaksin.

“Saya sebagai Kapolres siap mensuport untuk membantu kegiatan vaksin ini tapi jangan sampai menjadai Contra produktif , jangan memaksa tapi mengajak dan memberikan contoh kepada masyarakat yg lain untuk bisa melaks vaksin.

“Kegiatan ini kami membantu pemerintah Bantaeng yqng mana saat ini Kabupaten Bantaeng berada di paling bawa dalam rangka penyerapan vaksin di bandingkan dari kabupaten yang lain di wilayah Sul-Sel jadi saya tekankan kita jangan kalah dengan kabupaten Lainnya.

Dandim 1410 Letkol Arm Gatot Awan Febrianto, S. Sos mengatakan Kami dan Pak Kapolres ini anak perantuan kami ini bukan asli orang Bantaeng tetapi begitu kami tugas di Bantaeng kami menjadi bagian dari orang Bantaeng, perlu kami sampaikan bahwa saat ini kami malu dengan hasil yang didapat saat ini tentang penyerapan vaksin Kabupaten Bantaeng berada di paling bawah dari seluruh Kabupaten lain.

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *