HALILINTARNEWS.id, BANTAENG – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi melepas lima siswa asal Kabupaten Bantaeng yang akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan di Kota Makassar untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Prosesi pelepasan berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bantaeng, Senin (13/7/2026).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng, Abdi Sam, mengatakan kelima siswa tersebut berasal dari keluarga prasejahtera yang masuk dalam kelompok desil satu dan dua. Mereka terdiri atas dua siswa jenjang SD, satu siswa SMP, dan dua siswa SMA.
“Kelima siswa ini telah dinyatakan lolos dan akan mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan. Mereka merupakan anak-anak dari keluarga yang menjadi sasaran program pemerintah,” ujar Abdi Sam.
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan program Pemerintah Pusat yang bertujuan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dengan konsep sekolah berasrama, seluruh kebutuhan pendidikan, tempat tinggal, hingga pembinaan karakter ditanggung oleh pemerintah sehingga para siswa dapat belajar secara optimal tanpa terbebani biaya.
Abdi Sam juga mengungkapkan kisah salah seorang siswa bernama Safar yang diterima tanpa melalui proses seleksi tes karena kondisi sosial yang dialaminya.
“Safar diterima tanpa tes. Ayahnya telah meninggal dunia, sementara ibunya merantau dan hingga kini tidak diketahui keberadaannya. Selama ini, ia diasuh oleh Ibu Lurah Bontorita yang menjadi ibu asuhnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin berharap para siswa memanfaatkan kesempatan emas tersebut dengan belajar sungguh-sungguh dan mengukir prestasi selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
Menurutnya, Sekolah Rakyat membuka peluang besar bagi para peserta didik untuk meraih masa depan yang lebih baik. Siswa yang berprestasi berkesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri maupun ke perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia, bahkan memiliki peluang untuk melanjutkan karier melalui jalur pendidikan menuju Polri maupun TNI.
“Kesempatan seperti ini tidak datang dua kali. Manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk belajar, membangun karakter, dan meraih cita-cita setinggi mungkin. Pemerintah telah menyiapkan fasilitas, sekarang tugas anak-anak adalah menunjukkan semangat dan prestasi,” ujar Uji Nurdin.
Ia juga mengajak keluarga untuk terus memberikan dukungan dan motivasi kepada para siswa agar tetap bersemangat selama menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat.
“Kesuksesan anak-anak tidak hanya ditentukan oleh kerja keras mereka, tetapi juga oleh doa dan dukungan keluarga. Mari kita bersama-sama mengantarkan mereka meraih masa depan yang lebih cerah,” pungkasnya.
Reporter : Anto
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026












