Beranda BANTAENG “Tidak Mengikuti Desain Gambar, Jasa Oknum Konsultan Pengawas Diduga Kurang Profesional

“Tidak Mengikuti Desain Gambar, Jasa Oknum Konsultan Pengawas Diduga Kurang Profesional

415
0


HALILINTARNEWS,id, BANTAENG — Mega proyek pekerjaan rehabilitasi Puskesmas Bissappu Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan yang akan menelan anggaran senilai Rp.5.114.879.000, (Lima milyar seratus empat belas juta delapan ratus tujuh puluh sembilan ribu rupiah) berdasarkan nomor kontrak :02/SP/RPB/DINKES-BTG/VII/2021. Melalui Penyedia Jasa: CV.ELECTRICAL MANHATO dan Konsultan Pengawas CV.NAILAH MULTICOM KONSULTAN, dengan masa pelaksanaan 14 juli hingga 10 desember 2021, diduga tidak sesuai dengan bestek dalam rencana anggaran biaya RAB.

Sesuai dengan hasil pemantauan dari Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Provinsi Sulawesi Selatan yang terus didampingi oleh rekan media halilintarnews.id, memaparkan bahwa pekerjaan khusus pada bangunan gedung ruang perawatan anak diduga tidak memakai beton kolom balok praktis sebagai struktur yang berfungsi mengikat pasangan dinding untuk tetap kokoh agar tidak mengalami keretakan.

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Mirna S.SI.Apt, Maupun Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Habibi S.Si.Apt, Begitu pula dengan Konsultan Pengawas firmansyah ST, yang dimintai klarafikasinya oleh Tim LPK melalui Via WhatsAppNya terkait metode pekerjaan struktur beton kolom balok praktis pada gedung ruang perawatan anak. Namun ketiga Penanggungjawab dalam proyek tersebut lagi lagi tidak bisa memberikan jawaban sama sekali.

” TIM SERINGKALI PERTANYAKAN SIAPAKAH SEBENARNYA PELAKSANA DALAM MEGA PROYEK MILYARAN TERSEBUT, NAMUN PIHAK TERKAIT MEMILIH BUNGKAM ”

Sementara Ketua Tim Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Provinsi Sulawesi Selatan Hasan Anwar, kepada media ini senin (01/11/2021) kembali menyoroti dengan tegas dan sangat menyayangkan kinerja dari konsultan pengawas dan pelaksana dilapangan yang dianggap tidak profesional dan konsisten.

Hasan Anwar menambahkan melalui bahwa melalui penyedia jasa CV.ELECTRICAL MANHATO dan CV.NAILAH MULTICOM KONSULTAN yang diketahui beralamat di Kompeks BTN 1 Lr.VI No.13 Kabupaten Bulukumba. Pihaknya bersama dengan tim LPK akan terus mengawal mega proyek yang akan menghabiskan anggaran milyaran rupiah tersebut karena kami menduga adanya konspirasi didalamnya. Sehingga berimbas kepada mutu kualitas dan kuantitas pada kontruksi bangunan yang berindikasi dapat merugikan Keuangan Negara, (Tim)

Baca Juga :  Pemkab Bantaeng Kerjasama BBIHP Gelar Business Matching IBT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here