Beranda JENEPONTO Oknum Kontraktor Nakal, Proyek Milyaran Puskesmas Bissappu Bantaeng Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi...

Oknum Kontraktor Nakal, Proyek Milyaran Puskesmas Bissappu Bantaeng Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis

754
0


HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Satu paket proyek pekerjaan rehabilitasi Puskesmas yang berada di Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng, kini kembali menjadi perbincangan publik lantaran terus menuai sorotan dari penggiat anti korupsi salah satunya yakni Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Provinsi Sulawesi Selatan dan juga rekan media ini.

Megah proyek yang menelan anggaran senilai Rp.5.114.879.000, (Lima miliyar seratus empat belas juta delapan ratus tujuh puluh sembilan ribu rupiah) berdasarkan nomor kontrak :02/SP/RPB/DINKES-BTG/VII/2021. Melalui Penyedia Jasa: CV.ELECTRICAL MANHATO dan Konsultan Pengawas CV.NAILAH MULTICOM KONSULTAN, dengan masa pelaksanaan 14 juli hingga 10 desember 2021, diduga tidak sesuai dengan Spesikasi Teknis dalam rencana anggaran biaya RAB.

Hal tersebut berdasarkan dengan hasil monitoring langsung dari tim LPK Sulsel yang didampingi oleh rekan media halilintarnews.id, menjelaskan bahwa pekerjaan pembesian kolom balok praktis pada pasangan dinding bangunan utama lantai 2 dengan luas kurang lebih 3.400 meter dan lebar 0,5 meter. Diduga struktur tulangan beton pada setiap kolom balok praktis tidak sesuai spesifikasi pemakaian pembesian ukuran diameter yang masuk dalam batas toleransi.”terangnya

Sementara Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Mirna S.SI.Apt, Maupun Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Habibi S.Si.Apt, Begitu pula dengan Konsultan Pengawas firmansyah ST yang dimintai klarafikasinya oleh Tim LPK melalui Via WhatsAppNya terkait metode pekerjaan struktur tulangan beton pada setiap kolom balok praktis lantai 2 pada gedung utama dalam kontruksi bangunan tersebut yang diduga tidak sesuai spesifikasi Teknis pembesian ukuran diameter yang masuk dalam batas toleransi, Namun ketiga Penanggungjawab dalam proyek tersebut tidak memberikan jawaban sama sekali.

Hanya jawaban menurutnya soal bangunan fisik semuanya tanggung jawab mereka termasuk “Konsultan Pengawas” kata Kadis Kesehatan dr Andi Ihsan.

” TIM SERINGKALI PERTANYAKAN SIAPAKAH PELAKSANA DALAM MEGAH PROYEK MILYARAN TERSEBUT, NAMUN SEMUA BUNGKAM ”

Ditempat yang terpisah Ketua Tim Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Provinsi Sulawesi Selatan Hasan Anwar, kepada media ini sabtu (30/10/2021) kembali menegaskan bahwa dirinya bersama tim akan terus mengawal megah proyek yang akan menghabiskan anggaran milyaran rupiah pada kegiatan rehabilitasi Puskesmas Bissappu Karena kami menduga adanya konspirasi, dan lemahnya dalam pengawasan oleh pihak yang terkait didalamnya.

Sehingga berimbas kepada mutu kualitas dan kuantitas pada kontruksi bangunan tersebut yang berindikasi dapat merugikan Keuangan Negara.

Terlihat jelas Pondasi diduga bangunan tanpa galian

Lebih parahnya lagi pondasi luar bangunan Puskesmas Bissappu diduga tidak ada galian pondasi, katanya. Tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here