Beranda News

Pasar Rakyat di Bantaeng Jadi Kandang Ternak disulap Kebun Rakyat

51
0


HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — sebanyak 5 Pasar Rakyat di Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan diduga terbengkalai tak kunjung di pungsikan.

Pasar rakyat itu diperkirakan menghabiskan anggaran Miliyaran rupiah dibangun pada tahun 2018 lalu hingga saat ini tak kunjung dimanfaatkan oleh Masyarakat Bantaeng.

Salah satunya pasar rakyat yang berlokasi Kelurahan Tanah Loe Kecamatan Gantarangkeke Kabupaten Bantaeng, dipasar tersebut hanya binatang ternak yang berkeliaran.

Menurut warga setempat pasar Tanah Loe hingga saat ini belum dipungsikan, biasa ternak saja yang berkeliaran dihalaman pasar, katanya.

Masih banyak pekerjaan yang belum diselesaikan termasuk papin blok, jalanannya belum dikerjakan, ungkap warga.

Selain Pasar Rakyat Tanah Loe yang diduga terbengkalai. Hal yang sama di Pasar Rakyat di Kampung Beru Kelurahan Onto Kecamatan Bantaeng yang hingga kini tak kunjung dipungsikan atau dinikmati warga Bantaeng.

Telah diberitakan sebelumnya, Menurut warga setempat dihadapan halilintarnews.id  mengatakan, pasar itu terbangun pada 26 juni 2018 lalu, hingga saat ini sudah masuk tahun 2020 nampak jadi kebun tani, kata warga Ummara.

Terpaksa kita garap tanami jagung dan sayuran karena pemerintah  seakan tidak ada perhatian, padahal pasar sangat penting untuk kebutuhan masyarakat, tempat transaksi jual beli, ungkapnya.

Ketua Kelompok  Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Bantaeng, Abdul Maris dihadapan  halilintarnews.id mengatakan,  bahwa pasar rakyat itu telah terbangun 2 tahunan, dinilai mubassir dan bangunannya dikawatirkan hancur karena tidak ada yang merawatnya, jelas Maris.

Sementara Kepala Bidang Dinas Perdagangan Bantaeng Samson didampingi Kepala seksi Sri mengatakan, pasar yang berlokasi di Kelurahan Tanah Loe Kecamatan Gantarang Keke menghabiskan anggaran sebesar 3 Miliyar lebih, dinyatakan sudah rampung 100 persen,  jika ada keluhan masyarakat mengenai paping blok atau jalanan pasar, tidak masuk dianggaran atau tidak ada di RAB atau gambar, jelas Samson bersama Ibu Sri.

Ia menambahkan sengaja tidak dipasang paping blok pengecoran atau jalanan pasar, semua Pasar yang telah terbangun termasuk Lonrong, Onto tidak ada paping bloknya, katanya.

InsyaAllah dalam jangka waktu dekat paling telat bulan Maret-April akan dipungsikan Pasar Rakyat, hanya secara bertahap, karena beberapa pasar rakyat yang bermasalah persoalan lahan yang belum terbit setifikatnya, ada juga melalui proses pengadilan, tutup Samson.

Penulis : Supriadi Awing
Editor    : Red
halilintarnews.id. 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here