HAKILINTARNEWS.ID, BANTAENG I. Fakta-fakta.
A. Pada hari Sabtu tanggal 04 Juni 2022, sekitar pukul 04.30 Wita ( dini hari), di Jln Poros Kel-Banyorang-Desa Bonto-bontoa ( Akses menuju Pasar Banyorang ),Kec.Tompobulu, Kab.Bantaeng, telah terjadi aksi penanam pohon Kelapa sebanyak 3 pohon diatas jalan yang berlubang/rusak, yang di lakukan oleh sekelompok masyarakat sebagai bentuk kekesalan atas tidak adanya kepedulian pihak Pemerintah dalam upaya perbaikan/pengaspalan.
B. Kronologis.
1. Menurut saksi Sdra Saenal ( 27 tahun, petani, alamat TKP ) setelah hendak berangkat shalat subuh di mesjid sehingga melihat bibit pohon kelapa sebanyak 3 pohon yang di tanam di badan jalan yang bertepatan di depan rumahnya.
2. Pukul 05.30 wita, aktivitas lalu lintas menuju pasar Di Desa Bonto-bontoa mulai padat, sehingga pengguna jalan saling bergantian lewat karena tanaman pohon kelapa tersebut berada di posisi tanjakakan yang dalam kondisi berlubang/ rusak parah dengan kedalaman ± 20 Cm.Sehingga para pengendara saling menghindari jalan tersebut.Bahkan menurut saksi mata bahwa sudah sering terjadi laka lantas di daerah tersebut, sehingga masyarakat kesal.
3. Pukul 09.15 Wita, Bripka Andi Amran ( Bhabinkamtibmas Kel.Banyorang ) dan Serda Saleh Holle ( Babinsa Kel.Banyorang ) mendatangi TKP sekaligus menyingkirkan pohon kelapa tersebut.
4. Pukul 09.30 Wita, lalu lintas menuju pasar Banyorang lancar meskipun harus saling menunggu pengendara melewati jalan yang berlubang.
– Catatan.
Aksi penanaman pohon Kelapa di badan jalan tidak lain karena masyarakat sangat kesal lantaran sampai saat ini belum ada upaya perbaikan/pengaspalan oleh pihak pemerintah.Apalagi jalan tersebut merupakan akses utama menuju pasar baru Banyorang.
Demikian di laporkan.
Editor : Redaksi
© Halilintarnews.id 2022












