Ratusan Pengunjuk Rasa Geruduk DPRD, 25 Anggota Dewan Bantaeng, Hanya 7 Orang Hadir, Ada Apa?



HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Sebanyak 25 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantaeng menuai sorotan oleh ratusan peserta aksi demonstrasi.

Peserta aksi demontrasi terkait sejumlah tuntutan demi kepentingan masyarakat Indonesia, namun sangat disayangkan Anggota DPRD Bantaeng yang hadir menerima aspirasi hanya 7 orang saja. Anggota DPRD yang lainnya kemana rimbahnya, tanya peserta demo, pada senin 11/4/2022.

Aspirasi masyarakat yang di selenggarakan secara serentak diseluruh Indonesia, seharusnya semua anggota DPRD Bantaeng hadir menerima aspirasi masyarakatnya, karena aspirasi ini adalah jeritan masyarakat Indonesia khususnya warga Bantaeng, katanya.

Mengapa setiap ada aksi demonstrasi anggota DPRD selalu tidak lengkap. Padahal sudah ada surat sebelumnya, ungkapnya di ruang sidang DPRD.

“Ketidakhadiran anggota DPRD bukan hanya kali ini, kami pernah aksi tentang Omnibus Law tetapi kondisinya sama, anggota Dewan seolah tidak Pro Rakyat,” kesal pendemo.

Aksi Unras yang dilakukan oleh MABAR dan ARAB dengan Grand Isu yang diangkat “INDONESIA DARURAT KESEJAHTERAAN” #Jokowi Gagal Total#

Aksi Unras yang dilakukan oleh Masyarakat Bantaeng Bergerak (MABAR) yang dipimpin oleh Jalil Abede selaku koordinator Lapangan (Koorlap), dan Takdir selaku Jenderal Lapangan (Jendlap).

Amarah Rakyat Bantaeng (ARAB) yang tergabung dalam Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng-Raya (HPMB-Raya) yang dipimpin oleh Kurniadi Akbar aliasΒ Dedi Jalarambang selaku Koordinator Lapangan (Koorlap), Ardi selaku Jenderal Lapangan (Jendlap), Himpunan Mahasiswa IslamΒ  (HMI) cabang Bantaeng, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Bantaeng (PMMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Nada Merah, Rakyat Merdeka.

Bacaan Lainnya

Aksi dilaksanakan di depan kantor DPRD dan depan kantor Bupati Bantaeng dengan orasi secara bergantian menggunakan pengeras suara (Megaphone) dan membakar ban bekas serta mengibarkan bendera membentangkan puluhan spanduk/Pamflet.

Para peserta aksi dalam tuntutannya, Mendesak Dinas Koperasi dan Perdagangan menstabilkan harga Sembako, Berantas rezim otoriter, Jokowi gagal, rezim bobrok, Mendesak Kepolisian dan Kejaksaan memberantas mafia minyak goreng, Menolak penundaan Pemilu dan perpanjangan Masa jabatan Presiden, Drama Korea tidak seindah dengan drama DPRD.

Mereka juga orasinya, Penolakan masa Presiden RI selama 3 periode karena bersumber dari lingkaran kekuasaan dalam hal ini pemerintah tanpa memikirkan rakyat, Penolakan penundaan pemilu tahun 2024 karena berdasarkan Pasal 7 UUD 1945 yakni dua periode dan setiap periodenya selama 5 tahun, Penolakan Kenaikan BBM, PPN, Harga Pertamax dan Sembako karena Kenaikkan harga tersebut memberikan efek domino terhadap kenaikan harga komoditas lainnya seperti biaya transportasi, harga Sembako ditengah masa pemulihan ekonomi masyarakat paska pendemi Covid-19.

Reshuffle kabinet yang menyesatkan, Kebijakan Pemerintah RI dalam kepemimpinan Joko Widodo dan Prof. Dr. (H.C.) K. H. Ma’ruf Amin yang kontroversial.

Aksi Unras dari MABAR masuk diruang DPRD Kabupaten Bantaeng untuk melakukan mediasi/shering yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabuapaten Bantaeng/Fraksi PPP Hamsyah, A.Md.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 1410 Bantaeng Letkol Arm Gatot Awan Febrianto, S.Sos, Kapolres Bantaeng
AKBP Andi Kumara, SH., S.IK., M.si, Kadis Koperasi UMKM dan Perdagangan
Muh. Tafsir P, SS, dan beberapa orang Anggota DPRD Bantaeng.

Para aliansi MABAR menyampaikan bahwa
maksud kedatangan kami disini hanya untuk berdasarkan Pasal 7 UUD 1945 yakni dua periode dan setiap periodenya sejumlah 5 tahun, Kami butuh ketegasan DPRD Kabupaten Bantaeng untuk menolak 3 Periode dan penundaan Pemilu serta membuat video terkait menolak wacana Pemilu, Secara gambaran hanya untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Ketua DPRD Kab. Bantaeng/Fraksi PPP Hamsyah, A.Md dihadapan para peserta aksi mengatakan, kami mengapresiasi kepada adik-adik untuk memberikan aspirasi masyarakat datang di gedung DPRD Kabupaten Bantaeng ini.

Kehadiran Dandim 1410 Bantaeng dan Kapolres Bantaeng di Gedung DPRD Kabupaten Bantaeng hanya untuk bersama-sama ingin mendengar aspirasi adik-adik serta memantau, kata Hamsyah.

“Kami mewakili DPRD Kabupaten Bantaeng bersedia dan sepakat untuk membuat Video dan menolak wacana Penundaan Pemilu serta menjabat Presiden RI menjadi 3 Periode,” tegas Ketua DPRD Bantaeng Hamsyah.

Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumara, SH., S.IK M.si menyampaikan, bahwa Alhamdulillah sampai saat ini Kabupaten Bantaeng sampai saat ini masih situasi aman dan kondusif.

Adanya aspirasi masyarakat ke Pemerintah kita atur dan kami sebagai Apkam memberikan apresiasi sampai saat ini situasi aman dan kondusif karena adik-adik melakukan penyampaian aspirasi dengan baik dan damai, ungkapnya.

Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Arm Gatot Awan Febrianto, menyampaikan, Adik-adik mahasiswa agar dalam setiap aksi demo unras agar senantiasa menjaga situasi dan kondisi tetap kondusif tidak melakukan aksi anarkis sekecil apapun.

Agar anggota DPRD Bantaeng meyakinkan aspirasi dari adik-adik mahasiswa bisa tersalurkan ke pusat, kata Dandim

Mengajak agar kita semua senantiasa mendoakan kebaikan kepada para pemimpin kita dan para wakil rakyat agar senantiasa dalam bimbingan dan Rahmat Allah dengan mengemban amanah jabatannya dengan sebaik-baiknya.

Jangan lupa untuk tetap menjalankan kewajiban ibadah kita yang Islam saat Adzan yaitu sholat 5 waktu meskipun berada dalam keadaan demo unras sesibuk apapun.

Masih kata Dandim Ucapan terima kasih atas pelaksanaan tugas bersama dapat dilaksanakan dengan baik, persuasif dan humanis semua unsur yang terlibat TNI Polri, Satpol PP.

Mengingatkan ke semua anggota pam, untuk tetap beribadah saat sedang sibuk sekalipun, luangkan waktu saat adzan berkumandang.

Mengajak semua personil pengamanan bukan hanya dari Kodim tetapi juga Polres dan Satpol PP agar senantiasa bersholawat dalam aktifitas kita pengamaman unjuk rasa.

EditorΒ  Β Β  : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2022

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *