“Ngaku Bujangan Pria Asal Jeneponto Hamili Perempuan MN Diterlantarkan



HALILINTARNEWS.id, MALUT –– Pria asal Kabupaten Jeneponto merantau dan berkeliling mencari nafkah di berbagai daerah Provinsi.

Diketahui putra asal Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan, Abdul Azis Rasyid beraktifitas diduga pencari dana sumbangan salah satu panti Asuhan di Makassar.

“Dalam perjalanan aktifitasnya Abdul Azis tersebut bertemu dengan perempuan dan langsung menggodanya saling jatuh cinta.

“Abdul Aziz nekat membohongi gadis inisial MN akhirnya MN percaya atas godaannya hingga datang dirumah orang tua MN, memperkenalkan dirinya,” ungkapΒ  MN.

Ia menambahkan,” saya percaya godaannya Abdul Azis dengan seriusnya berucap dirinya masih status bujangan atau tidak punya istri, saat itu saya dan orang tua langsung merestuinya,” jelas MN.

Menurutnya,” Abdul Azis juga sudah melamar berjanji untuk menikah dengan mahar sebesar 30 juta, sekaligus Abdul Azis minta kepada orang tuaku untuk di temani kemana saja perginya,” kataΒ  MN.

Diluar kesadarannya Azis mempermainkan MN dan mencabi-cabit harga dirinya yang melampiaskan napsu birahinya hingga MN hamil diluar nikah.

“Bebagai upaya yang telah dilakukanΒ  MN mengikuti keinginan lelaki yang dinilai bagaikan buaya darat yang menghilang entah kemana, melihat kondisi perut MN semakin membuncit dan hampir melahirkan, namun Abdul Azis tak kunjung menampakkan batang hidungnya, akhirnya MN melaporkan Azis ke pihak Kepolisian untuk meminta perlindungan hukum,”

Bacaan Lainnya

MN berharap agar pihak kepolisian sedapat mungkin mencari dan mendapatkan Abdul Azis untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pintaΒ  MN.

Azis tidak berada di Kota Ternate, dia berada di Kabupaten Kepulauan Sula Maluku utara berjualan Obat Kuat, kata teman seprofesinya.

Ketika MN mendesak agar segera di nikahi, Azis Rasyid yang menghamili MN beralasan, berbagai alasan yang di sampaikan kepada MN. Karena MN mendesak lewat sms kepada Azis agar bertanggung jawab janin yang ada di perut Mn.

Karena desakan MN minta agar segera di nikahi, akhirnya Azis minta agar menyusul ke Sanana Ibu kota Kabupaten Sula. MN pun bergegas berangkat ke Sanana dengan numpang kapal dengan perjalanan sehari semalam.

“Setelah saya berada di Sanana Azis tak kunjung datang menemui saya,” sedih MN.

Satu bulan lebih saya di suruh menunggu di sebuah penginapan di Sanana, hati saya semakin gusar dan sedih lantaran Azis tak pernah memperlihatkan batang hidungnya, dan saya semakin kebingungan memikirkan pembayaran penginapan dan biaya makan minum karena uang saku semakin menipis, kata MN.

Masih kata MN, karena Azis tak kunjung menemuiki akhirnya saya putuskan untuk kembali ke Ternate, Azis semakin jelas lari dari kenyataan tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya, kesal MN.

MN pun minta perlindungsn hukum di Ternate dengan menghubungi petugas kepolisian pada tanggal.28 /2/2021′ kepada petugas di saksikan langsung oleh wartawan, Mn mengeluh atas ulah Azis yang menggamilinya. Petugas kepolisipun menghubungi Abd.Rasyid bersama Sari ibu Azis. Rasyid bersama Isteri.

Ketka sari ibu Azis di tanya atas perbuatannya di mana telah menggosok lombok wajah Mn., a

Sari ibu azis mengakui telah menumbuk lombok segemgan lalu di gosokkannya ke wajah Mn. Iya saya akui menggosok lombok wajah Mn dan saya di lapor ke Polsek Wasilei di Subaim Halmahera Timur, karena saya di lapor maka saya pun lari meninggalkan wasilei pada minggu demikian pengakuan Sari. Sari nekat menggosok lombok Mn karena tidak setuju Anaknya Azis nikah dengan Mn.

Tindakan dan perbuatan Sari yang menghalangi anaknya untuk menikahi Mn yang di hamili.

Demikian juga perbuatannya dengan menggosok lombok wajah Mn juga harus di usut ujar keluarga Mn kepada polisi Briptu R.zulfikri.

Briptu Zulfikripun memberi penjelasan dan pemahaman kepada Sari dan Rasyid agar segera bertanggung jawab. akhirnya Sari menyetujui agar anaknya Azis di nikahkan, dan berjanji satu minggu akan datang azis dari Sanana.

Bukannya satu minggu sudah masuk satu bulan Azis tidak menepati janji, gelagat azis semakin jelas tidak bertanggung jawab atas perbuatannya. kata MN

“Jangankan orang tua Azis yang di bohongi petugas kepolisianpun di bohonginya,”

Malam tanggal 1 maret 2021 Mn lagi lagi menelpin Azis agar segera ke Ternate untuk nikah, apa yang di peroleh Mn selain makian umpatan juga ngaku tidak punya yang kata Mn sambil memperlihatkan isi sms yang bernada memaki mengumpat.

Selanjutnya Azis menyarankan kepada Mn agar segera ke pulau Bacan Halmahera selatan, nanti kira nikah di Bacan pinta Azis.Namun MN menolak untuk ke Bacan, saya takut di bohongi lagi, kita nikah di Ternate saja pinta Mn, saya malu nikah di Ternate dan lagi pula tidak ada uangku jawab Azis enteng.

“Sudah sangat jelas Azis mau lari dari kenyataan, menghamili perempuan dan menterlantarkannya, kini Mn hidupnya terkatung katung, karena saya sangat menderita di buatnya, maka saya harus membikin laporan resmi ke Polda Sulawesi Tengah Palu.

Perlu di ketahui bahwa selain Azis pengumpul dana sumbangan panti asuhan Makassar dan penjual obat kuat.

Diketahui Azis juga mantan narapidana narkoba sabu di Rutan Nusa tenggara. sampai berita ini di terbitkan kasus penghamilan dan penterlanataran sementara dalam pengusutan pihak berwajib.

Penulis : Absir Noer
EditorΒ  Β  : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *