HALILINTARNEWS.id, BANTAENG – Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Kabupaten Bantaeng kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Bantaeng, Senin (1/9/2025) sekitar pukul 10.00 Wita.
Aksi tersebut disertai pemblokiran Jalan Poros Bantaeng, sehingga arus lalu lintas di kawasan itu sempat terganggu. Para buruh mendesak perusahaan segera membayarkan pesangon yang hingga kini belum terealisasi.
Dari total 9.958 buruh, sebanyak 218 orang hadir langsung dalam aksi tersebut. Mereka menuntut pemerintah daerah untuk turun tangan memfasilitasi penyelesaian persoalan pesangon yang dinilai berlarut-larut.
“Kami sudah berkali-kali menyampaikan aspirasi, namun sampai hari ini belum ada realisasi. Karena itu, kami kembali turun ke jalan menuntut keadilan,” teriak salah satu orator aksi dari atas mobil komando.
Dalam aksinya, massa membawa spanduk besar bertuliskan “AKSI KAWAL HAK BURUH HUADI – Hentikan Sistem Kerja Paksa di Kawasan Industri Bantaeng, Bayarkan Hak-hak Buruh Huadi”. Sejumlah buruh juga terlihat mengenakan pakaian hitam, mengibarkan bendera serikat, serta mengangkat poster-poster tuntutan.
Hingga siang hari, aparat kepolisian masih berjaga ketat di lokasi guna mengantisipasi potensi kericuhan. Supriadi Awing












