HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Rombongan Dandim 1410 Bantaeng telah mendatangi ratusan mesjid di wilayah Kabupaten Bantaeng, dalam rangka Safari sholat berjamaah Subuh sekaligus silaturahmi kepada masyarakat Kabupaten Bantaeng.
Salah satunya Mesjid Al-Musrifah Kampung Panaikang Kelurahan Bonto Manai Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng, Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Arm Gatot Awan Febrianto, S. Sos terlihat semangatnya mengelilingi mesjid-mesjid melaksanakan Safari Sholat berjamaah Subuh sekaligus silaturahmi kepada masyarakat, pada 24/2/2022, pukul 5.00 wita.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Mayor lnf Moh. Khofidan (Kasdim 1410/Btg), Kapten lnf Sultan (Danramil 1410-01/Bissappu), Muh. Anwar Rasyad, SE (Lurah Bonto Manai), Serda Arifin Muda (Babinsa Bonto Manai), Muh. Saleh (Kepala Dusun), Ustadz Syaripudin (Imam Masjid), H. Duda (Tokoh Masyarakat) dan para jemaah berkisar 35 orang.
Dandim 1410 Bantaeng Letkol Arm Gatot Awan Febrianto, S. Sos menyampaikan ceramah,
Bahwa kita semua memeluk agama Islam itu karena berkat jasa-jasa dan perjuangan Rasulullah SAW, oleh karena itu dengan mengetahui sejarah Rasulullah maka kita semua akan timbul rasa cinta dan sayang serta rasa rindu kita kepada Rasulullah SAW.
Salah satu contoh perjuangan Rasulullah SAW bahwa diriwayatkan Rasulullah SAW pernah berdakwah di kampung Thaif, namun pada saat menyampaikan tentang ajaran Islam kaum Thaif tidak menerima, bahkan Rasulullah diperlakukan dengan tidak baik, disakiti, disholimi, dilempari batu dan kotoran sampai berdarah-darah dibagian keningnya, malaikat Jibril melihat kejadian ini dan marah sehingga malaikat Jibril mengatakan “hai Muhammad engkau berdo’a kepada Allah SWT aku timpakan gunung ini kepadanya”. Namun do’a Rasulullah SAW bukan demikian tetapi Rasulullah berdo’a “Ya Allah selamatkanlah kaum Thaif mereka belum tahu bahwa kelak anak cucunya akan beriman kepada Allah SWT”. dan terbukti sampai saat ini kaum Thaif beriman kepada Allah SWT,” jelas Dandim Gatot Awan Febrianto,
“Dipadang Mashar yang menolong kita adalah Rasulullah SAW yang telah memberikan safaatnya karena rasa cinta dan rasa sayangnya kepada umatnya hanya saja terkadang kita lupa seakan-akan kita tidak ada rasa sayang, rasa cinta maupun rasa kwatir, lebih kwatir dan lebih resah apabila HP kita lowbatt ataupun ketinggalan, olehnya itu kami mengajak bahwa mari kita tumbuhkan rasa cinta kita kepada Rasulullah SAW dengan memperbanyak membaca sholawat kepada-Nya,” katanya.
“Beberapa abad yang silam yaitu 14 setengah abad yang lalu Rasulullah SAW pernah menangis dan menyampaikan kepada sahabatnya bahwa aku rindu kepada saudara-saudaraku, sahabat pun bingung lalu bertanya-tanya siapa yang dimaksud saudara-saudaraku ya Rasulullah kemudian Rasulullah Saw menjawab bahwa saudara-saudaraku adalah mereka yang beriman kepadaku yang kelak nanti akan diberikan minum dari telaga Rasulullah SAW, yang apabila diminum tidak akan haus selamanya,” Dandim ceramahnya.
“Mudah-mudahan kita semua beriman, kita meyakini bahwa nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT, karena Rasulullah SAW senantiasa merindukan umatnya dan itu bukan rindu palsu tetapi rindu sejati,”
“Ada do’a yang Rasulullah SAW simpan dan tidak semuanya dihabiskan pada saat hidup didunia do’a tersebut sengaja disimpan untuk dipadang mashar yaitu orang -orang yang mendapat safaatnya karena Rasulullah diberikan dua pilihan oleh Allah SWT yaitu pertama, separuh umat Rasulullah masuk surga kemudian yang kedua, Rasulullah diberikan hak untuk memberikan safaat kepada umatnya, lalu Rasulullah SAW memilih yang kedua karena dengan safaat Rasulullah menyelamatkan lebih dari separuh umatnya baik orang-orang yang bertaqwa maupun orang-orang yang berdosa,”
“Do’a yang paling dahsyat Rasulullah SAW adalah pada saat sakratul maut, ketika Rasulullah dicabut nyawanya masih merasakan sakit sampai keluar keringat dingin dikeningnya padahal malaikat maut mencabut nyawanya dengan halus dan lembut yaitu 70 kali tingkatan, lalu Rasulullah SAW bertanya bagaimana dengan umatku, kemudian malaikat maut menjawab bahwa umatmu adalah manusia biasa yang aku cabut begitu saja dan rasa sakit tidak bisa saya bayangkan, Rasulullah seraya berdo’a kepada Allah SWT, Ya Allah ya Rabb ringankan dan mudahkan sakratul maut umatku dan beratkan untukku serta timpahkan rasa sakit umatku kepadaku karena umatku tidak mampu menahan rasa sakit”. dalam proses sakratul maut Rasulullah masih memikirkan ummatnya dengan menyebut ummati…Ummati…ummati…
“Rasulullah SAW menyampaikan bahwa perbanyaklah bersholawat pada hari Jum’at niscaya akan sampai kepadaku, karena orang yang paling dekat denganku adalah orang yang paling banyak bersholawat kepadaku sedangkan orang yang malas adalah orang-orang yang apabila mendengar menyebut nama Rasulullah tidak bersholawat.”
“Kami juga mengajak kepada seluruh masyarakat bahwa mari kita mengikuti himbauan pemerintah dengan melaksanakan dan melengkapi vaksin kita karena saat ini masih pandemi covid 19 dan jangan mudah terprovokasi dengan berita hoaks bahwa vaksin menimbulkan kematian, lemah syahwat dan lain-lain kita berserah diri saja kepada Allah SWT bahwa tidak ada satu pun pemerintah yang akan mencelakakan rakyatnya.
“Allah memberikan keistimewaan umat nabi Muhammad Shollahu Alaihi Wassalam yaitu diberikan amalan sunnah yg berpahala haji dan umroh gratis, tanpa mengeluarkan biaya, hanya butuh waktu 1 jam untuk berdiam diri di masjid setelah sholat shubuh berjamaah sampai terbit matahari dan diakhiri dengan sholat sunnah lsyraq 2 rakaat, maka Rasulullah SAW menyampaikan sempurna, sempurna, sempurna.”
Salah seorang tokoh Masyarakat Saenal (42) kampung Panaikang menyampaikan terima kasih atas kedatangan bapak Dandim 1410 Bantaeng beserta rombongan di wilayah kami melalui safari subuh.
Dengan kedatangan bapak Dandim kami masyarakat kampung Panaikang mengapresiasi dan salut atas kegiatan yang diprogramkan oleh bapak Dandim karena dapat memberikan pemahaman tentang keagamaan dan pentingnya vaksin, ungkap Warga.
“Kami berharap agar bapak Dandim selalu diberi kesehatan dan kekuatan untuk melanjutkan dan meneruskan kegiatan keagamaan tersebut.
Seusai sholat berjamaah subuh Dandim 1410/Btg memberikan sembako kepada masyarakat an. Ibu Rabiah 62 tahun di kampung bungung katammu Kel. Bonto Manai Kec. Bissappu kab. Bantaeng.












