HALILINTARNEWS.id, MALUKU UTARA โ Proyek pembangunan cold storage dan freezer room di Kompleks Pasar Kota Baru, Kota Ternate, Maluku Utara, yang dibangun menggunakan anggaran APBD Provinsi Maluku Utara Tahun Anggaran 2023, kini menjadi perhatian aparat penegak hukum.
Proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp1,99 miliar tersebut diduga bermasalah dalam pelaksanaan pengadaan.
Penyidik Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Ternate tengah mendalami dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis atau bestek, termasuk dugaan penggunaan peralatan yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Dugaan penyimpangan itu berkaitan dengan proyek yang dikerjakan oleh CV Dirga Bintang Muda sebagai penyedia barang.
Penyidik disebut telah melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengungkap proses pengadaan, mulai dari perencanaan, pemilihan penyedia, pengadaan barang, hingga pelaksanaan proyek di lapangan.
Dugaan Peralatan Tidak Sesuai Spesifikasi
Sumber resmi di lingkungan Polres Ternate mengungkapkan, penyidik menemukan indikasi adanya peralatan yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi sebagaimana tercantum dalam dokumen pengadaan.
Bahkan, terdapat dugaan sejumlah barang yang digunakan merupakan barang bekas. Kondisi tersebut diduga menyebabkan adanya perbedaan nilai antara barang yang seharusnya dibeli dengan barang yang direalisasikan.
Meski demikian, seluruh dugaan tersebut masih dalam proses pembuktian dan pendalaman penyidik.
Untuk memperkuat penyidikan, Polres Ternate juga telah meminta keterangan dari pihak Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sebagai ahli terkait proses pengadaan barang dan jasa.
Penyidik Periksa Kontraktor di Mamuju
Karena pihak penyedia berada di luar Maluku Utara, penyidik Polres Ternate melakukan pemeriksaan hingga ke Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Kasat Reskrim Polres Ternate, IPTU Arief Budi Aji, membenarkan langkah tersebut.
โKami baru saja kembali dari Kabupaten Mamuju untuk melakukan pemeriksaan terhadap pihak kontraktor. Yang bersangkutan dititipkan di Polres Mamuju,โ ujar Arief kepada wartawan.
Menurutnya, penyidikan masih terus berjalan. Polisi akan memeriksa pihak-pihak lain yang dinilai mengetahui proses pengadaan proyek tersebut.
โKami akan meminta keterangan dari pihak lainnya, termasuk dari LKPP. Kami juga akan berkoordinasi dengan auditor BPKP untuk menghitung indikasi kerugian keuangan negara,โ katanya.
Mantan Pejabat Ikut Diperiksa
Pengusutan perkara tersebut juga menyeret sejumlah nama yang pernah terlibat dalam proses administrasi dan pengadaan proyek.
Penyidik disebut telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Utara, Yudhitya, serta mantan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Maluku Utara dan pihak yang tergabung dalam kelompok kerja pengadaan.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui sejauh mana proses perencanaan, pengadaan, pelaksanaan, dan pengawasan proyek berlangsung.
Pedagang Soroti Tertundanya Pemanfaatan
Di tengah proses hukum tersebut, keberadaan fasilitas cold storage dan freezer room sebenarnya telah lama dinantikan para pedagang dan pengguna jasa di Kompleks Pasar Kota Baru.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas perdagangan, khususnya penyimpanan komoditas yang membutuhkan tempat bersuhu rendah.
Namun, dugaan persoalan dalam proyek tersebut membuat masyarakat mempertanyakan penyebab belum optimalnya pemanfaatan fasilitas tersebut.
Seorang warga berinisial SAR (50) mengaku telah lama berjualan di kawasan Pasar Kota Baru.
โSebelum lokasi pasar ini dipugar dan diperbarui, saya sudah berjualan kelontong di sini,โ ujar SAR kepada wartawan, Minggu (20/9/2026).
Pedagang lainnya berharap proses hukum terhadap proyek tersebut dilakukan secara transparan hingga seluruh persoalan menjadi terang.
Mereka juga berharap fasilitas yang dibangun menggunakan uang negara itu nantinya benar-benar dapat difungsikan dan memberikan manfaat bagi pedagang serta masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polres Ternate masih melakukan pendalaman, mengumpulkan bukti, serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan cold storage dan freezer room tersebut. (Tim)












