HALILINTARNEWS.id, GOWA β Sebanyak sembilan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Gowa ambil bagian dalam Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan (Latsarmil Komcad) ASN Tahun 2026 bersama peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Bupati Gowa, , menegaskan bahwa keikutsertaan ASN dalam Latsarmil merupakan wujud tanggung jawab sebagai abdi negara yang dituntut siap menghadapi berbagai kondisi, termasuk situasi darurat dan strategis. Ia menilai, pelatihan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas ASN, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dalam pembentukan karakter yang disiplin, tangguh, dan berintegritas.
βASN harus memiliki kesiapsiagaan dan kedisiplinan yang kuat. Latsarmil ini menjadi ruang strategis untuk membentuk mental dan karakter agar kita mampu menjalankan tugas pemerintahan dengan lebih tangguh dan profesional,β ujar Talenrang saat menghadiri pembukaan Latsarmil Komcad ASN di Lapangan Upacara Rindam XIV Hasanuddin, Senin (30/3/2026).
Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan harus diimplementasikan dalam kinerja nyata di lingkungan kerja. Ia berharap, para peserta yang kembali dari pelatihan mampu membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
βKami ingin para peserta kembali dengan semangat baru, bekerja lebih terukur, lebih disiplin, serta lebih responsif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat,β lanjutnya.
Lebih jauh, Talenrang menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas aparatur yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki ketahanan mental, loyalitas, serta komitmen kuat terhadap bangsa dan negara.
βKekuatan utama kita terletak pada integritas dan komitmen dalam melayani. Nilai inilah yang harus terus dijaga dan diperkuat,β tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen dalam menjaga stabilitas dan ketahanan daerah. Ia menyebut, kehadiran Komponen Cadangan dari unsur ASN menjadi bagian strategis dalam sistem pertahanan negara yang terintegrasi.
βKomponen cadangan dari unsur ASN ini memiliki peran penting dalam memperkuat sistem pertahanan negara. Kita ingin membangun kesiapan bersama yang terlatih, terukur, dan solid,β ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kementerian Pertahanan RI, Gabriel Lema, menjelaskan bahwa Latsarmil dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan dasar kemiliteran yang sistematis dan terstruktur, sehingga siap berkontribusi dalam berbagai situasi, termasuk kondisi darurat.
βMelalui Latsarmil ini, peserta dipersiapkan menjadi bagian dari komponen cadangan nasional yang siap mendukung pertahanan negara secara optimal,β jelasnya.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret Pemerintah dalam memastikan ASN memiliki kapasitas yang adaptif, responsif, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan masa depan. Turut mendampingi Bupati, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Gowa, Andry Mauritz.
Reporter : Hefrawansah
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026












