HALILINTARNEWS.id, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Gowa yang digelar di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Gowa, Minggu (29/3/2026). Laporan tersebut mencatat sejumlah capaian positif, terutama peningkatan kualitas hidup masyarakat dan penurunan angka kemiskinan sepanjang tahun 2025.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari serapan anggaran atau realisasi program, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
“Kami menempatkan dampak sebagai indikator utama. Setiap program harus mampu menjawab kebutuhan warga, baik dalam pemenuhan layanan dasar, peningkatan pendapatan, maupun perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, capaian tersebut ditopang oleh fokus kebijakan pada program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti penguatan layanan kesehatan, peningkatan kualitas pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan UMKM dan sektor pertanian.
Berdasarkan data LKPJ 2025, sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 73,01 menjadi 74,22, mencerminkan perbaikan pada akses dan kualitas pendidikan serta layanan kesehatan. Pertumbuhan ekonomi daerah juga mengalami lonjakan signifikan, dari 5,01 persen menjadi 7,05 persen, yang turut mendorong terciptanya peluang usaha dan lapangan kerja. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 6,86 persen menjadi 6,64 persen.
“Kami memastikan setiap intervensi kebijakan tidak bersifat umum, melainkan terarah pada kelompok yang benar-benar membutuhkan agar hasilnya lebih efektif dan berkelanjutan,” jelasnya.
Meski mencatat capaian positif, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, khususnya dalam menekan angka pengangguran dan mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur. Evaluasi melalui LKPJ ini, menurutnya, menjadi pijakan penting dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat ke depan.
“Kami secara terbuka mengidentifikasi area yang belum optimal. Dari situ, langkah-langkah perbaikan disusun agar manfaat pembangunan semakin luas dan merata,” tegasnya.
Ia menambahkan, konsistensi dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan program menjadi kunci agar capaian yang diraih tidak bersifat sementara, melainkan berdampak jangka panjang.
“Ke depan, fokus kami adalah memastikan keberlanjutan dampak program, agar tetap efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Gowa,” tutupnya.
Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab. Ia menyampaikan apresiasi atas capaian pemerintah daerah sekaligus menegaskan komitmen DPRD dalam mengawal evaluasi LKPJ secara mendalam.
“Kami mengapresiasi capaian yang telah ditunjukkan. Selanjutnya, DPRD akan menindaklanjuti melalui pembahasan di tingkat panitia khusus agar seluruh program dan hasilnya dapat dikaji secara komprehensif,” ujarnya.
Melalui mekanisme tersebut, DPRD memastikan setiap capaian diuji secara objektif dan menjadi dasar penyusunan rekomendasi yang lebih tajam, sehingga arah pembangunan ke depan semakin terukur dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Turut hadir dalam rapat paripurna tersebut Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, Kajari Gowa Bambang Dwi Murcolono, Kasdim 1409/Gowa Mayor Arh. Yuliansyah, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis.
Reporter : Hefrawansah
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026












