Tak Kunjung Cair Dana Bos, Sejumlah Kepsek dan Guru di Jeneponto Menjerit



HALILINTARNEWS id, JENEPONTO — Sebanyak 300 sekolah di wilayah Kabupaten Jeneponto diduga belum cair dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menuai tanda tanya para rekan guru dan kepala sekolah.

Hasil pantauan media HALILINTARNEWS.id di lapangan para dewan guru dan kepala sekolah menjerit lantaran sampai saat ini dana Bos tak kunjung cair.

Menurut kepsek kepada rekan wartawan mengatakan,” kami tidak bisa lagi berbuat apa apa jika ada kegiatan sekolah terpaksa menggunakan dana pribadi dulu,” Keta Kepsek.

“Kami sudah mengecek di rekening sekolah namun isi rekening masih kosong,” ungkapnya.

Diketahui daerah tetangga seperti kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Takalar sudah cair pada awal bulan Maret, kenapa Kabupaten Jeneponto hingga saat ini belum cair dana Bos, tanya Kepsek dan Guru.

Sementara Sahid Tompo selaku bagian yang mengeluarkan kartu kontrol dana Bos Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Jeneponto melalui selulernya Selasa (11/4/2023) mengatakan, terkait keterlambatan pencairan dana Bos bukan tidak ada kewenangan Pemda soal pencairan dana Bos, kendalanya belum ada dana masuk dari kementerian keuangan pusat, kata Sahid Tompo kepada halilintarnewa.id.

“Baru berkisar 20 lebih sekolah yang sudah cair dana Bosnya itupun lebih banyak sekolah swasta karena dananya dari dana hibah,” ungkap Sahid Tompo.

“Sekolah yang sudah cair dana Bosnya mereka pintar karena membuka Arkasnya,” tuturnya.

Bacaan Lainnya

Sementara kita menunggu datanya dari Kementerian Keuangan karena prosedur diproses SP2Dnya baru di kirim ke KPM kemudian di kirim ke BPD, imbuhnya.

Sekarang Kepala sekolah harus lebih berhati hati menyelesaikan Arkasnya sebab jika ada yang salah penyelesaian arkas maka dana Bosnya tidak akan cair. Pungkas Sahid Tompo. (Supriadi Sanusi)

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *