HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Salah satu pekuburan umum di dusun Bombong Desa Biangkeke, kecamatan Pa’jukukang, kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan, diduga terkena hantaman cuaca ekstrem diterjang ombak besar, sehingga mengakibatkan sejumlah pekuburan umum nyaris habis terbawa arus ombak.
Kejadian hantaman ombak besar tersebut pada Sabtu (24/12/2022), sekitar pukul 4.30 wita.
Pada kejadian itu, nampak terlihat sejumlah tengkorak dan tulang belulang manusia berserakan di pesisir pantai.
Menurut warga setempat kepada rekan wartawan mengatakan, pekuburan umum yang jumlahlah berkisar kurang lebih 1000 kuburan yang saat ini cuaca ekstrem dan ombak semakin besar mengakibatkan hampir semua pekuburan nyaris terbawa arus ombak, kata warga kepada rekan wartawan.
” Saya perkirakan 10 pekuburan yang telah hanyut terbawa ombak besar dan tinggal sisa-sisa beberapa tengkorak bagian kepala dan tulang-tulang manusia yang kami lihat,” ungkap warga.
Senada dengan masyarakat Pa’jukukang Tomo mengatakan, pekuburan umum diduga ratusan kuburan yang hilang terbawa arus ombak, kata Tomo.
tengkorak dan tulang manusia yang berserakan di pesisir pantai Bombong tersebut, akibat terjangan ombak besar, ungkapnya.
Masih kata Tomo pekuburan itu sebenarnya beberapa tahun terakhir sudah mengalami kerusakan ketika datang ombak besar, namun sangat di sayangkan Pemerintah Kabupaten Bantaeng diduga tidak pernah ada perhatian, terang Tomo.
Terkait insiden itu masyarakat setempat meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk segera bertindak, pinta Warga.
Reporter : Anto
EditorΒ Β Β Β Β : Supriadi Sanusi
halilintarnews.id. 2022












