Beranda BANTAENG

Tak Terima Tudingan Korupsi dan Pencemaran “Oknum Pemuda LSM” Warga Pattallassang Geruduk Kejari Bantaeng

203
0


Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

HALILINTARNEWS.id, BANTAENG –– Ratusan Pemuda Masyarakat Pattallassang “Bersatu” melakukan aksi demonstrasi damai di kantor Kejaksaan Negeri Bantaeng Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan pada senin 13/9/2021 pukul 10.00 wita.

Maraknya beredar di media sosial facebook, WA dan di pemberitaan terkait” tudingan dan pencemaran terhadap pemerintah Desa Pattallassang yang dilakukan oleh oknum LSM dan pemuda yang mengatasnamakan dirinya sebagai pemuda Pattallassang Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan.

Hal ini, Pemuda Masyarakat Pattallassang”Bersatu” tak menerima tuduhan dan pencemaran yang dilakukan oknum LSM dan Pemuda yang mengatasnamakan dirinya sebagai pemuda Pattallassang, sehingga kami turun ke jalan melakukan aksi di Kantor Kejaksaan Negeri Bantaeng untuk meneruskan kasus ini, ungkap pendemo.

Menurut Jenderal Lapangan Yuliana Sahar dalam orasinya menjelaskan, kami pemuda Pattallassang”Bersatu” menyikapi maraknya dugaan tudingan dan pencemaran nama baik yang dilakukan oknum tersebut, dan kami tegaskan hal-hal sebagai berikut: menolak segala bentuk provokasi yang dilakukan oleh oknum LSM atau pemuda yang mengatasnamakan dirinya sebagai pemuda Pattallasang, Mengapresiasi pembangunan yang dilakukan pemerintah Desa Pattallassang yang dalam kurung waktu 3 tahun telah menghadirkan fasilitas dan layanan dasar (hadirnya sport center, wisata alam, lampu jalan, dan fasilitas lainnya), sebagai warga Desa Pattallassang bersyukur atas pencapaian pemerintah Desa di bandingkan pemerintah periode sebelumnya dari index desa tertinggal yang kini menjadi Desa “MANDIRI” jelas Yuliana Sahar.

“Kami turun ke jalan melakukan unjuk rasa sekaligus klarifikasi maraknya berita-berita miring, atas tuduhan serta pencemaran yang dilakukan oleh oknum pemuda LSM yang tidak bertanggung jawab terhadap pemerintah Desa Pattallassang sekaligus penyampaian pernyataan sanggahan atau klarifikasi dari pemuda masyarakat Desa Pattallassang,” ungkap kordinator Lapangan Abdul Kadir.

Baca Juga :  LPK Sulsel Siapkan Pendampingan Hukum, Terhadap Korban Penganiayaan Jurnalis BN di Bantaeng.

“Kita patut bersyukur mengangkat derajat Desa Pattallassang adalah Desa “Mandiri”

“Kami warga Desa Pattallassang baik-baik saja, jangan memprovokasi memecah belah persaudaraan ketenangan kami, semua tudingan kebohongan besar,” teriak orator secara bergantian.

Dalam aksi demonstrasi turut hadir pemilik lahan anak Upo Lahabo yakni lelaki Nandar.

Menurut ahli waris Nandar dalam orasinya menyampaikan, saya selaku anak dari Upo Lahabo sebagai ahli waris dari tanah yang kami jual kepada Pemerintah Desa Pattallassan dan telah bertanda tangan selaku saksi, menganggap tidak ada masalah karena tidak mungki Kepala Desa akan membangun lapangan olah raga jika terdapat masalah dengan tanah tersebut, jelas Nandar.

“Tanah tersebut sudah lunas sesuai perjanjian sebesar 150 juta,” kata Nandar.

“Saya tidak terimah jika ada pihak lain yang mempersalahkan tanah yang telah kami jual,” ungkapnya.

Berkisar dua jam orasi di depan Kantor Kejasaan, Kepala Kejaksaan mewakili Kasi Intel Ashar.SH menyambut baik para pendemo mempersilahkan masuk di pekarangan Kantor Kejaksaan, mewakili perwakilan sebanyak 7 orang.

Disela-sela aksi penyerahan selebaran bukti surat pernyataan jual beli pelunasan lahan lapangan Futsal sebesar 150 juta, yang ditandatangani pemilik lahan Upo Lahabo (54) diatas materai 10 ribu, tertanggal 31 juli 2021.

Surat pernyataan pelunasan tersebut, diterima langsung oleh Kasi Intel Kejari Bantaeng Ashar, SH.

Menurut Kasi Intel Ashar SH dihadapan peserta aksi
mengatakan, kalau surat pernyataan kesepakatan pelunasan lahan kedua belah pihak sudah lama kami terima, terkait teman-teman yang persoalkan jual beli lahan tidak ada bukti temuan dengan dasar pernyataan selebaran tersebut,  tutur Ashar.

Ashar menambahkan, persoalan jual beli lahan cukup di selesaikan dalam lingkup keluarga, tidak perlu sampai di Kejaksaan, sebab bukan dugaan tindak pidana, katanya.

Baca Juga :  Segel Sekretariat SCN, Ratusan Aliansi Pemuda Gelar Aksi Demo, Kapolres: Tersangka "Pemerkosaan" Segera Limpahkan ke Kejari

“Saya mengapresiasi kedatangan warga Desa Pattallassang di tempat ini menyampaikan aspirasinya, pihak Kejaksaan membenarkan tidak ada temuan,” ungkap Ashar.

“Saya yakin para peserta aksi murni warga Pattallassang sesuai bukti KTPnya,”

Masih kata Kordinator lapangan Abdul Kadir mengatakan awalnya peserta aksi hanya 35 orang namun masyarakat Desa Pattallassang tiba-tiba membludak antosias kisaran 130 orang berdatangan di kantor Kejaksaan mengendarai 20 mobil, masing-masing mengeluarkan aspirasinya bahwa tuduhan tersebut yang dilakukan oknum LSM itu tidak benar alias finah.

“Jika oknum LSM tersebut melakukan tuduhan korupsi, kami minta untuk di buktikan jangan hanya berkoar-koar sepertinya tidak beritika,” tegas Abdul Kadir.

Penulis : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here