Diduga Salah Bestek Drainase Pasar Sentral Karisa Ambruk, Truk Jadi Korban



HALILINTARNEWS.id, JENEPONTO — Pekerjaan pembangunan Infrastruktur Trotoar/Pedestarian jalan Draenase paket IV, Pelaksana PT. Aditiya Perdana Sakti dan Konsultan Supervisi CV Darma Anugrah Konsultan, yang yeng terdiri beberapa titik, dengan Nilai Kontrak 11.276,910,000.00,- selesai pekerjaan tanggal 31/12/2020 kemarin.

Akibat diduga kurangnya pengawasan dari pihak terkait dengan proyek drainase jalanan pasar sentral Karisa yang dikerjakan baru seumur jagung terlihat sudah hancur amburadul, tepatnya di Kelurahan Empoang kota Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto ,Provinsi Sulawesi selatan.

Sungguh bobrok pekerjaan ini diduga dikerjakan asal asalan alias amburadul oleh Kontraktor, yang mengakibatkan drainase tidak sesuai dengan apa yang telah diinstruksikan oleh pihak terkait.

Menurut warga setempat dihadapan halilintarnews.id pada jumat 19/2/2021 mengatakan jika pengawasan ketat dari konsultan pengawas dan dinas itu sendiri maka hal yang tidak di inginkan tidak akan terjadi hasil pekerjaan jalanan berhamburan, akan mendapatkan nilai yang baik sesuai yang telah ada di dalam perjanjian kontrak kerja itu sendiri, ungkap warga yang tidak ingin dipublikasikan edentitasnya.

Dalam hal ini yang di pertanyakan adalah dimana salah satu truk pengangkut barang jadi korban terpelosok bannya dan hampir terbalik gara gara pekerjaan yang baru saja selesai dikerjakan diduga pembangunannya bobrok dan hancur di kerjakan asal asalan oleh oknum kontraktor, hal ini dapat dilihat dari muatan truk yang tidak sampai 15 Ton sampai ban terpolosok kedalam drainase.

Sisopir truk mengatakan”Saya cuma mengangkut minuman jenis teh gelas pak dan berat muatan saya tidak sampai 15 Ton,dan saya baru mengalami seperti ini, padahal truk saya biasa angkut sampai 20 ton dan tdk pernah mengalami yg seperti ini “kata Agus.

Menurut Agus sekiranya muatan saya melampauhi kapasitas angkut dan muatannya barang yang berat mugkin masuk akal, tetapi karena Drainasenya” yang rapuh sehingga Mobil yang saya kemudikan hampir saja terbalik, tutup sopir.

Di minta Kepada yang berwewenang untuk melakukan monitoring terhadap setiap pembangunan yang di lakukan oleh para Kontraktor, dan bila perlu di lakukan uji kelayakan sebelum hasil pembangunannya dianggap layak untuk Umum, sehingga tidak menelan korban, pintanya.

Bacaan Lainnya

Penulis : Bausad
EditorΒ  Β  : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *