HALILINTARNEWS.id, JENEPONTO —Sebuah harapan Rakyat di jalan pendidikan SMP Neg.2 Rumbia terbengkalai.
Jalan Kampung Biro dan Kappe kini menuai protes oleh masyarakat Desa tersebut, terutama anak didik SMP Neg.2 melihat kondisi jalan tersebut, ujar masyarakat desa bahwa akses jalan pendidikan banyak pengguna jalan yang terjatuh pada saat mengendarai kendaraan, karna situasi dan material jalan itu ada titiknya yang terbongkar.
Menurut penyampaian Kepala Dusun Batu pangkayya Massiri Dg.Rente menilai jalan ini sudah ada hampir 20 tahun lalu setelah pengaspalan, awal di kerjakan sampai hari ini tidak pernah ada dari pihak Pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Pusat yang memperhatikan katanya.
Pihak pemerintah Desa setempat sering melakukan pengusulan di musyawarah desanya akan tetapi belum ada tindak lanjutnya, dalam radius sepanjang jalan Galung boro Β± 1,200 meter itu seecerpatnya dfi renofasi.
Antusiasme Pemerintah belum ada tanda tanda yang yang bisa di harapkan masyarakat Desa, karna itu akses utama pendidikan dan seluruh stakeholder petani hortikultura dalam aktifitas sehari harinya demi kelangsungan kegiatan yang menghasilkan omset masyarakat.
Di dua titik ruas jalan kabupaten ini yang menghubungkan Desa tetangga Desa Loka, perlu ada peningkatan selanjutnya fasilitas tersebut, Dikarenakan kondisinya sangat memprihatinkan, ruas jalan pasar Boro dan Kappe itu sekitar Β± 2 KM sama kondisi jalannya dengan jalan pendidikan Galung Boro.
Penulis : Rahman Lallo
EditorΒ Β : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2020












