Beranda Berita Utama

“Bupati Bantaeng Dinilai Tukang PHP Mahasiswa PMB Kembali Geruduk Kantor Bupati Bantaeng

474
0


HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Dalam rangka memenuhi  janji Bupati Bantaeng Ilham Azikin, Pemuda Mahasiswa Bersatu (PMB) Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan, kembali seruduk Kantor Bupati Bantaeng Sulawesi Selatan pada senin 21/9/2020, siang.

Terlihat spanduk terbentang di tengah jalan poros Bantaeng bertuliskan,” Pemuda Mahasiswa Bersatu, Bupati Bantaeng tukang PHP, Beasiswa jangan di kebiri, Stop politisasi beasiswa.

Puluhan peserta demonstrasi melakukan aksinya sempat memberhentikan salah satu mobil truk dari arah Makassar, para pendemo naik diatas kepala mobil truk melanjutkan teriakannya, meminta Bupati Bantaeng memenuhi janji penandatanganan MOU terkait tuntutan kawan-kawan dari Pemuda Mahasiswa Bersatu (PMB), pada 13 juli 2020 lalu.

Arus lalulintas depan kantor Bupati Bantaeng jalan poros Bulukkumba Makassar sempat macet sekitar kurang 1 Km

Perlu di ketahui Aliansi ini sudah melakukan demonstrasi 2 kali di depan Kantor Bupati Bantaeng dan sudah 3 kali audens bersama pihak terkait di pemerintahan Kabupaten Bantaeng.

Pemuda Mahasiswa Bersatu (PMB) Bantaeng kesal lantaran janji yang di Janjikan serta di tanda tangani langsung oleh Pemda dalam hal ini Bupati Bantaeng hanya semacam janji pemanis saja. Bagaimana tidak kami tidak kesal janji yang di janjikan tentang beasiswa Covid-19 tak kunjung terealisasi. ucap pendemo.

Adapun tuntutan Mahasiswa yakni Alokasikan dana beasiswa di tengah Covid 19 tahun 2020, Realisasikan dana beasiswa tahun 2021,   yang di tanda tangani oleh Ketua DPRD Kabupaten Bantaeng,  Bupati Bantaeng,  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng.  yang telah di bubuhi tanda tangan.

Ia mengatakan Bupati Bantaeng selaku pemangku kebijakan,”hanya janji kebohongan alias pemberi harapan Palsu (PHP).

Adapun Surat  Pernyataan yang  telah di buat oleh Mahasiswa sebagaimana tertera dalam pernyataan sikapnya di sampaikan dalam orasinya secara bergantian, di depan Kantor Bupati Bantaeng pada senin 21/9/2020.

“Kami akan melanjutkan aksi demo  jika Bupati Bantaeng tidak menemui dan memberikan jawaban kepada kami,” ancam pendemo.

Alhasil para pendemo membubarkan aksinya karena tidak sempat menemui Bupati Bantaeng.

Seusai demonstrasi, Kadis Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kabupaten Bantaeng Faisal dihadapan halilintarnews.id diruang kerjanya mengatakan membenarkan MOU pada bulan juli lalu terkait tuntutan adik-adik Mahasiswa.

“saya minta kepada adik-adik mahasiswa agar bersabar karena regulasi atau juknisnya sementara disusun,”pintanya.

Ia menambahkan terkait Mahasiswa berprestasi, Pemda Bantaeng telah mengelokasikan sebesar 100 juta, kata Faisal.

“Untuk mendapatkan bantuan mahasiswa berprestasi ia meminta kepada rekan mahasiswa untuk mengajukan profosal guna di verifikasi kembali, ungkap Faisal.

Menurutnya, saya sudah berupaya untuk melayani melakukan pertemuan adik-adik mahasiswa  namun para demonstrasi menolaknya, tutup Kadis Dikpora Faisal.

Personil gabungan dari Polri dan Sat Pol PP ikut mengamankan aksi tersebut, situasi berjalan aman

Penulis : Supriadi Awing
Editor    : Red
halilintarnews.id. 2020

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here