Tutup Jalan Poros, Ratusan Peserta Aksi Geruduk Kantor DPRD Bantaeng Berujung Ricuh



HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Ratusan peserta aksi demonstrasi yang tergabung 10 organisasi Mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan, geruduk Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantaeng menuai berbagai tuntutan dan protesnya, berujung ricuh.

Para peserta aksi membagi kelompok menutup arus lalu lintas jalan poros makassar Bantaeng, sambil membakar ban dalam jalan raya di depan kantor DPRD dan Kantor Bupati Bantaeng, pada senin 11/5/2022, pukul 10.00 wita.

Aksi tersebut dilakukan serentak dibeberapa wilayah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah RI karena tengah kebijakan Pemerintah yang kontroversial.

Aksi unjuk rasa menutup jalan poros tersebut, mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas sekitar 2 kilo meter, dan petugas kepolisian mengalihkan arah dari arah barat jalan Andi Mannappiang memutar samping stadion.

Masyarakat Bantaeng Bergerak (MABAR) dan Amarah Rakyat Bantaeng yang tergabung dari berbagai elemen Mahasiswa, yakni PP.HPMB, DPC.GMNI, HMI Cabang Bantaeng, PC.IMM, PC.PMII, AMK, NADA MERAH, dan Rakyat Merdeka, dalam tuntutannya Jokowi Gagal Total, Tolak Presiden Joko Widodo menuju Tiga Periode, Resafle Kabinet yang menyuarakan Penundaan Pemilu dan wacana Presiden tiga periode, Copot Menteri pembawa malapetaka, menolak kenaikan harga BBM jenis Petramax, PPN dan berbagai harga bahan pokok.

Menurut Jenderal Lapangan Takdir dalam orasinya, kami meminta kepada semua atau 25 anggota DPRD Kabupaten Bantaeng hadir menerima aspirasi masyarakat Bantaeng.

Dan debagai wujud kepekaan serta solidaritas ,kami selqku Pemuda Pemudi Kabupaten Bantaeng turut mengambil bagian yang tergabung dalam Masyarakat Bantaeng Bergerak dengan Grand Isu Indonesia Darurat Kesejahteraan dengan tagar # Jokowidodogagaltotal”.hal ini di sampaikan Jendral Lapangan Takdir dalam Orasinya.

Para peserta aksi melanjutkan aksinya memasuki gedung DPRD Bantaeng, namun sempat menuai kericuhan saling baku dorong pendemo dengan petugas kepolisian.

Bacaan Lainnya

Disela – sela aksinya Anggota DPRD Bantaeng meminta kepada para pendemo di persilahkan masuk ke ruangan sidang perwakilan 25 orang saja, namun para aksi menolaknya, mereka minta harus masuk semua, terjadi baku dorong dengan petugas.

Menurut Ketua DPRD Bantaeng Hamzyah Ahmad dihadapan para aksi mengatakan, gedung ini adalah milik rakyat, adik-adik mahasiswa mohon tenang, tuntutan saudara kami terimah, semuanya adalah putra – putri Bantaeng.

“Saya persilahkan masuk semuanya di ruangan sidang Anggota Dewan,” kata ketua DPRD Hamzyah.

“Kami mengapresiasi kepada adek-adek untuk memberikan aspirasi masyarakat datang di gedung DPRD Kab. Bantaeng ini,” kata Hamsyah.

Tuntutan para pendemo di sepakati oleh para Anggota DPRD Bantaeng.

Terlihat para petugas Kepolisian, TNI, Sat Pol PP, dan Perhubungan berhasil mengatur ketertiban para peserta demontrasi dan arus lalu lintas.

EditorΒ  Β Β  : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2022

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *