HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Puluhan Masyarakat yang tergabung Aliansi Anak Petani kembali melakukan aksi demonstrasi didepan kantor Bupati Bantaeng Sulawesi Selatan, pada kamis 4/3/2021, berkisar pukul 10.00 wita.
Sekelompok aksi membetangkan spanduk dan membawa beberapa karung pupuk berlogo gambar Bupati Bantaeng sambil melakukan teriakannya secara bergantian yang dinakodai, selaku Jenderal Lapangan Ammar, Kordinator Lapangan Suhardi, Ketua Cabang GMNI Bantaeng Jalil Abede, Ketua Cabang GRM Bantaeng Munajir.
Para pendemo saat melakukan aksinya membakar ban ditengah jalan poros Provinsi dan sempat memacetkan arus lalu lintas dari arah yang berlawanan, namun pihak kepolisian bersama Sat Pol PP mengamankan arus lalu lintas secara teratur, aman dan lancar.
Menurut Jenderal Lapangan Ammar dalam orasinya, meminta kepada Bupati Bantaeng untuk segerah menemuinya guna membicarakan kelangkaan pupuk dan maraknya pengecer menjual pupuk bersubsidi diatas harga het di wilayah Kabupaten Bantaeng, kata Yanmar.
Sementara Kordinator Lapangan Suhardi teriakannya mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng anggaran bantuan dari Kementan sebesar 13 Miliyar entah kemana rimbahnya dan meminta untuk ditransparansikan ke Masyarakat peruntukannya kepada Masyarakat Bantaeng, jelas Suhardi.
“Warga petani di Kabupaten Bantaeng semakin menjerit kelangkaan pupuk dan penjualan di pengecer dijual di atas het, tidak sesuai dengan regulasi,” katanya.
“Alokasi pupuk subsidi daerah Bantaeng berkurang tahun 2020 ke tahun 2021, pertanda bahwa pemkab Bantaeng dinilai tidak serius menanggapi keluhan petani, fungsi pengawasan KPPP tidak berjalan maksimal dalam upaya mencegah tumbuh dan berkembangnya mafia pupuk subsidi di Kabupaten Bantaeng,” katanya.
Para aksi juga menuntut, mendesak Bupati Bantaeng Ilham Azikin untuk lebih serius mewujudkan program unggulannya,”menjamin kesediaan dan asuransi pertanian, KPPP bongkar tuntas mafia pupuk di Bantaeng, dan evaluasi kinerja lembaga pertanian Bantaeng mulai tingkat atas hingga tingkat bawah yang berperan dalam penyaluran pupuk bersubsidi.
Penulis : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021












