HALILINTARNEWS.id, MAKASSAR — Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Makassar bersama Wakil Wali Kota ditandai dengan percepatan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Pembenahan dilakukan merata, mulai dari jalan protokol hingga lorong-lorong permukiman di seluruh kecamatan, sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat konektivitas wilayah dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
Sepanjang Tahun Anggaran 2025, Pemkot Makassar berhasil menangani 105 ruas jalan aspal melalui belanja modal, serta satu ruas jalan melalui belanja hibah. Upaya tersebut menjadi langkah konkret meningkatkan kualitas mobilitas masyarakat dan memperlancar arus barang serta jasa di .
Memasuki Tahun Anggaran 2026, Pemkot kembali menyiapkan penanganan lanjutan terhadap 95 ruas jalan aspal, yang saat ini telah memasuki tahap persiapan kontrak kerja. Selain itu, 118 ruas jalan lingkungan dan lorong juga dianggarkan untuk ditangani melalui pekerjaan paving, termasuk rencana pembangunan satu ruas jalan lingkungan di Pulau Langkai untuk wilayah kepulauan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, , menyampaikan bahwa pembangunan dan rehabilitasi jalan merupakan prioritas sejak awal masa kepemimpinan Munafri–Aliyah.
“Pada tahun 2025, sebanyak 105 ruas jalan aspal telah ditangani melalui belanja modal, serta satu ruas jalan melalui belanja hibah. Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar kota,” ujarnya, saat momentum satu tahun kepemimpinan MULIA, Jumat (20/2/2026).
Tak hanya ruas jalan utama, perhatian serius juga diberikan pada jalan lingkungan dan lorong. Selama 2025, tercatat 135 ruas jalan lingkungan telah ditangani. Sementara pada 2026, kembali dialokasikan penanganan 118 ruas jalan lingkungan tambahan yang tersebar di 13 kecamatan, dengan Kecamatan Manggala menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak.
Selain pembangunan dan rehabilitasi jalan, pada Tahun Anggaran 2026 Dinas PU juga menyiapkan sejumlah program strategis prioritas dengan pagu anggaran signifikan. Di antaranya pembangunan jalan akses menuju TPA Tamangapa Antang dengan pagu anggaran sekitar Rp10,63 miliar, serta penataan pedestrian di dua ruas jalan dengan anggaran Rp12,65 miliar guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki.
Pada subkegiatan pembangunan jalan, dialokasikan anggaran Rp52,38 miliar yang mencakup pekerjaan fisik pembangunan jalan, hibah satu ruas jalan aspal, serta paving di 118 ruas jalan lingkungan. Sementara subkegiatan rehabilitasi jalan mendapat alokasi Rp75,48 miliar untuk 95 ruas jalan aspal, yang sebagian telah memasuki tahap persiapan mini kompetisi dan sisanya menunggu penyelesaian dokumen Detail Engineering Design (DED).
Adapun subkegiatan konstruksi jalan dialokasikan Rp34,36 miliar untuk 24 ruas jalan, dengan Kecamatan Manggala kembali menjadi wilayah dengan jumlah penanganan terbanyak. Tak hanya itu, Pemkot Makassar juga mengalokasikan Rp4,91 miliar untuk pembangunan empat unit jembatan, dua di antaranya telah memasuki tahap persiapan tender dan dua lainnya dalam tahap penyusunan dokumen perencanaan.
Zuhaelsi menegaskan, seluruh program pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan kota yang lebih tertata, memiliki konektivitas yang semakin baik, serta pelayanan publik yang kian optimal.
“Pemerintah berkomitmen memastikan pembangunan infrastruktur berjalan merata dan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.
Rekap Capaian dan Rencana Infrastruktur
Tahun 2025
- 105 ruas jalan aspal ditangani melalui belanja modal
- 1 ruas jalan ditangani melalui belanja hibah
- 135 ruas jalan lingkungan/lorong ditangani
Tahun 2026
- 95 ruas jalan aspal direncanakan melalui anggaran pokok
- 118 ruas jalan lingkungan/lorong dianggarkan
- 1 ruas jalan lingkungan direncanakan di Pulau Langkai (belum terlaksana)
Agenda Program TA 2026
- Pembangunan jalan akses TPA Tamangapa
- Penataan pedestrian
- Rehabilitasi dan pembangunan jalan
- Pembangunan jembatan
Rencana Pembangunan Jembatan
- 4 unit jembatan (2 tahap persiapan tender, 2 tahap penyusunan dokumen perencanaan)
Reporter : Ilham Iriansah
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026












