Sapi Kurban Presiden untuk Wajo Disembelih, Andi Rosman Sampaikan Terima Kasih dan Apresiasi



HALILINTARNEWS.id, WAJO – Bupati Wajo, Andi Rosman menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan sapi kurban untuk masyarakat Kabupaten Wajo pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Sapi kurban bantuan Presiden dengan bobot mencapai 868 kilogram tersebut disembelih di Bontouse, Kelurahan Pincengpute, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Rabu (27/5/2026) siang.

Prosesi penyembelihan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Bupati Wajo bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias mengikuti pelaksanaan kurban.

β€œAtas nama Pemerintah Kabupaten Wajo dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan sapi kurban ini. Semoga menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat,” ujar Andi Rosman.

Ia menegaskan, bantuan hewan kurban dari Presiden tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat daerah, khususnya dalam momentum Iduladha yang sarat dengan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Menurutnya, daging kurban akan segera disalurkan kepada masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung, terutama bagi warga yang membutuhkan.

β€œSetelah proses penyembelihan selesai, daging kurban langsung kami distribusikan kepada masyarakat. Ini merupakan amanah yang harus kami salurkan dengan baik agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” tegasnya.

Andi Rosman juga mengajak masyarakat menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat keimanan, meningkatkan rasa syukur, serta mempererat hubungan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Bacaan Lainnya

β€œIduladha bukan sekadar ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum memperkuat iman dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus membangun kepedulian sosial dan mempererat silaturahmi antarsesama,” paparnya.

Ia menambahkan, kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengandung pelajaran besar tentang keikhlasan, pengorbanan, dan ketaatan kepada Allah SWT yang patut dijadikan teladan dalam kehidupan sehari-hari.

β€œDari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, kita belajar tentang keikhlasan tanpa syarat serta ketaatan yang luar biasa kepada Allah SWT. Esensi Iduladha sejatinya adalah memperbaiki hubungan dengan sesama manusia dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tandas Andi Rosman. (Andi Indera Dewa)

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *