HALILINTARNEWS.id, TAKALAR β Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) menggelar Festival Kuliner dan Pameran Ekonomi Kreatif (Ekraf) Takalar 2026 di Alun-alun Panrannuangku, Rabu (5/2/2026).
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-66 Kabupaten Takalar.
Festival tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Dr. Muhammad Hasbi, S.STP., M.AP., M.IKom, yang mewakili Bupati Takalar. Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa Takalar memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar dan berasal dari kreativitas putra-putri daerah.
Menurutnya, beragam produk unggulan ekonomi kreatif Takalar patut dibanggakan, mulai dari pengrajin badik, pengrajin anyaman berbahan tanah liat, hingga pengrajin songkok guru yang telah dikenal luas.
βSelain produk ekonomi kreatif, Takalar juga memiliki kekayaan kuliner khas yang tidak dimiliki daerah lain. Di antaranya olahan telur ikan terbang, coto Makassar yang berasal dari Sanrobone Kabupaten Takalar, serta jagung dengan cita rasa khas karena dimasak menggunakan tebu, lawi-lawi, dan rumput laut,β ujar Sekda.
Ia menekankan bahwa promosi kuliner dan produk lokal harus terus diperkuat agar semakin dikenal masyarakat luas dan mampu menarik minat wisatawan maupun konsumen.
βJika dipromosikan secara berkelanjutan, sektor ekonomi kreatif dan kuliner ini akan menjadi penggerak utama perekonomian daerah serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,β tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Takalar, Agriana, S.E., M.M, selaku Ketua Panitia Pelaksana, melaporkan bahwa Festival Kuliner dan Pameran Ekraf Takalar 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Februari 2026.
Kegiatan ini menghadirkan puluhan pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor, seperti kuliner, kriya, wastra, fashion, serta seni dan budaya yang berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Takalar.
βFestival ini merupakan upaya strategis untuk mendorong kemajuan ekonomi kreatif melalui promosi produk, penyediaan ruang pemasaran, serta peningkatan inovasi produk kreatif agar mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat,β jelas Agriana.
Selain pameran produk ekonomi kreatif, festival ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung, di antaranya festival kuliner, lomba memasak, pentas seni, hiburan karaoke, serta panggung ekspresi bagi pelaku seni dan budaya lokal.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Takalar, unsur Forkopimda Takalar, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar, Kepala Dinas Pariwisata beserta jajaran, Kepala Bidang Kehumasan dan Komunikasi Publik Diskominfo Takalar, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Takalar, serta para pelaku ekonomi kreatif.












