HALILINTARNEWS.id, BANTAENG – Anggaran kegiatan KPU kabupaten Bantaeng sebesar 21 Miliar menuai sorotan tentang penggunaannya pada item item kegiatannya.
Karena mengundang pertanyaan dan tertuai sorotanΒ publik, maka puluhan Jurnalis dari media Online dan Cetak yang tergabung di Lembaga Himpunan Jurnalis Bantaeng Bersatu (HIJAB) mendatangi kantor KPU Bantaeng guna memperjelas penggunaan dana kegiatan puluhan Miliar tersebut.
Setibanya di kantor KPU rekan Jurnalis yang tergabung di Hijab Bersatu disambut baik oleh Ketua KPU bersama Komisioner mempersilakan masuk ke ruang rapat pada Senin (20/5/2023) sekitar 13.00 wita.
Sebelum dimulai rekan jurnalis memperkenalkan diri masing masing menyebut medianya.
Menurut Ketua KPU Bantaeng Muh. Saleh didampingi ketua Devisi SDM Aspar Ramli,
Ketua Devisi Tehnik Kahar Ramli mengatakan kami berterima kasih kepada rekan Jurnalis yang tergabung di HIJAB Bersatu datang di KPU menkonfirmasi sekaligus silaturahmi, terkait dana kegiatan KPU di tahun 2023 kemarin sebesar 21 Miliar,. Kata ketua KPU Saleh.
“Dana kegiatan yang kami kelola tersisa kurang lebih 19 Miliar karena pengembalian sekitar 2,7 Miliar,” jelas Muh. Saleh.
“Untuk tahun 2024 ini kemungkinan sama besarannya 21 Miliyar, namun anggarannya di tahun 2024 sepeserpun belum ada yang cair,” ungkapnya.
” Ketua KPU juga membantah adanya beredar informasi bahwa anggaran Pemda diduga terpotong 40 persen untuk kegiatan KPU Bantaeng, sementara KPU hanya mendapatkan 21 Miliar,” imbuhnya.
“Ditambahkan bahwa anggaran Pemerintah Kabupaten Bantaeng sekitar Trilyunan jika terpotong 40 persen”? tanya Ketua KPU Saleh.
Hal itu anggaran pilkada sudah terbagi ke pengamanan TNI dan Polri, katanya.
Selain anggaran kegiatan KPU, juga saat pelaksanaan kegiatan Tes CAT PPK dan PPS yang dilaksanakan di SMK 1 Bantaeng menuai tanda tanya lantaran menggunakan gedung pasilitas Negara
Menurut Ketua Himpunan Jurnalis Bantaeng Bersatu (HIJAB) Mudahri menjelaskan, bahwa keberadaan HIJAB di Bantaeng berdiri sejak tahun 2007 yang beranggotakan puluhan Wartawan dari berbagai perusahaan media Online dan Cetak.
“Kami dari perkumpulan Hijab Bersatu kembali bangkit lagi karena baru baru ini kami telah melaksanakan rapat internal kebetulan saya dipercayakan selaku Ketuanya, Insya Allah Amanah yang diberikan tetap saya mengedepankan kekompakan, transparansi, saling menghargai, tak ada intervensi dan menjalankan kode etik jurnalis,” tutur Mudahri.
“Puluhan anggota Hijab Bersatu semuanya wartawan yang berdomisili di Bantaeng dan masing masing punya legalitas media Online dan Cetak,”
“Kami datang di kantor KPU mengingatkan bahwa lembaga HIJAB Bersatu adalah lembaga yang paling pertama terbentuk di Bantaeng bukan lembaga Abal Abal, legalitasnya resmi berbadan Hukum,” tegas Mudahri.
“Semestinya Himpunan Jurnalis Bantaeng patut diapresiasi bukan sebaliknya seakan dikesampingkan,”
Soal kegiatan KPU adalah tugas Negara namun sangat disayangkan masyarakat mempertanyakan berbagai kegiatan di KPU telah dianggarkan termasuk tempat kegiatan yang dilaksanakan di sekolah SMK 1 Bantaeng adalah tempat pasilitas Negara.
Ketua KPU Muh. Saleh membenarkan bahwa kegiatan yang telah dilaksanakan di SMK 1 Bantaeng berjalan lancar karena di sana gedungnya sangat memungkinkan,” kami tidak anggarkan sewa gedung sekolah itu tempat gratis kecuali bagian bersih bersih anggarannya hanya beberapa ratus ribu saja.” Kata Saleh. (Supriadi sanusi)












