Merasa Dituding Palsukan Gelar Akademik, Ketua DPP Komite Nasional Angkat Klarifikasi



HALILINTARNEWS.id, MAKASSAR – Ketua Umum DPP Komite Forum OSIS Nasional, Ahmad Wahyu Saputra menyikapi atau mengklarifikasi pemberitaan di media halilintarnews.id pada edisi 25 Juni 2023, yang berjudul “Diduga Palsukan Gelar Akademik, Ketua DPP Komite OSIS Nasional Dituai Sorotan”.

Hal ini pemberitaan sebelumnya Seperti disampaikan oleh salah satu Mahasiswa UIN Alauddin Makassar, Ilham Iriansyah, menurutnya tindakan Ahmad Wahyu Saputra tersebut mencederai dunia pendidikan karena diduga menggunakan gelar akademik yang palsu.

“Ini tentu sangat mencederai dunia pendidikan karena diduga menggunakan gelar akademik palsu, apa lagi beliau ini kan menyandang salah satu organisasi pendidikan di tingkat nasional yaitu Ketua Umum komite OSIS Nasional dan sangat aktif dalam melakukan kunjungan ke beberapa sekolah/instansi pendidikan yang ada di Indonesia, khususnya baru-baru ini dia berkunjung ke salah satu sekolah di kabupaten soppeng (Sulsel),” kata Ilham Iriansyah.

Lanjut Ilham, bahwa dugaan penggunaan gelar yang palsu dimiliki oleh Ahmad Wahyu Saputra dikuatkan dari identitas yang kemudian diselidiki melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) yang tidak sama sekali menemukan identitas dari seorang Ketua Umum DPP Komite Forum Osis Nasional tersebut.

“Dan setelah kita mencari tahu tentang kebenaran gelar yang dimiliki oleh seorang H. Ahmad Wahyu Saputra yang kemudian menganggap dirinya memperoleh gelar dari dua Universitas yakni: Universitas Muhammadiyah Malang (2010 – 2015) dan Universitas Padjajaran Bandung (2015 – 2018) sama sekali tak sesuai dengan hal itu,” ungkap Ilham sapaan akrabnya, yang juga merupakan eks Ketua HMJ BPI UIN Alauddin Makassar.

Ilham juga mengungkapkan fakta tentang Ahmad Wahyu Saputra tersebut, menurutnya, di tahun 2022 Ahmad Wahyu Saputra ini menganggap dirinya sebagai ketua Dewan Pembina Forum OSIS Sulsel tetapi di waktu yang sama beliau ini juga menganggap dirinya sebagai ketua umum DPP Komite Osis Nasional periode 2020-2026 yang katanya atas dasar penunjukan dan dukungan langsung dari presiden Jokowi.

“Dan kebohongan yang coba dilakukan oleh Ahmad Wahyu Saputra ini bukan cuma pemalsuan gelar akademik, namun melalui sumber data yang diakses CV yang disebar oleh Ahmad Wahyu Saputra ini mengklaim bahwa ia pernah menjadi pembina Forum OSIS Sulsel, dan di tahun 2023 dimana awal mulanya dia menggunakan identitas akademik yang secara tiba-tiba dan di duga palsu menjadi H. Ahmad Wahyu Saputra, S.IP., M.H., M.M.,M.IP,” kata Ilham.

“Kalau belum lulus yang sebenarnya ya jangan dipakai atau dimuat apa lagi untuk kepentingan pribadi karena terkait dengan Undang-Undang Tindak Pidana Sistem pendidikan nasional dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” Lanjutnya.

Bacaan Lainnya

Tak hanya itu, Ilham Iriansyah juga merasa kecewa terhadap Ahmad Wahyu Saputra ini, karena ketika Ilham menghubunginya, Ahmad Wahyu Saputra mengeluarkan kalimat yang tak sepantasnya alias kasar.

KETUA UMUM DPP KOMITE OSIS NASIONAL INDONESIA Ahmad Wahyu Saputra

Setelah terpublikasikan di media online halilintarnews.id Ketua Umum DPP Komite OSIS Nasional Indonesia Ahmad Wahyu Saputra menghubungi redaksi media halilintarnews.id pada hari ini Rabu (28/6/2023) pukul 8.10 wita.

Sebelumnya Ahmad Wahyu Saputra menelpon membicarakan hak klarifikasi lalu menyusul secara tertulis melalui WhatsAAp meminta agar tudingan tersebut untuk di muat kembali berdasarkan keterangan saya, kata Ahmad Wahyu Saputra kepada halilintarnews.id.

Saya Ahmad Wahyu Saputra selaku Ketua Umum DPP Komite OSIS Nasional Indonesia dengan ini menyambut baik tuduhan yang dilontarkan, pada dasarnya setiap warga Negara Indonesia berhak melaporkan dan dilaporkan atas tindakan pelanggaran baik secara hukum perdata maupun pidana, kata Ahmad tertulis di WhatsAApnya.

“Alangkah senangnya lagi jika tuduhan tersebut dapat dibuktikan secara hukum di pengadilan, jadi yah silahkan sodara Ilham melaporkan saya ke MABES POLRI,” ungkapnya.

Seperti halnya Bapak Presiden Joko Widodo panutan kami, banyak sekali orang yang menuduh beliau dengan dugaan pemalsuan ijazah, seiiring berjalannya waktu kebenaranlah yang akan Allah buka.

وَمَكَرُوْا وَمَكَرَ اللّٰهُ ۗوَاللّٰهُ خَيْرُ الْمَاكِرِيْنَ ࣖ

Dan mereka (orang-orang kafir) membuat tipu daya, maka Allah pun membalas tipu daya. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.

Insha Allah saya Ahmad Wahyu Saputra siap bersaksi atas tuduhan saudara Ilham baik itu di Kepolisian, Kejaksaan ataupun di Pengadilan sekalipun.

Insha Allah segala sesuatu yang kita lakukan di dunia ini akan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah SWT.

Jadi yah kami masih memberikan kesempatan untuk sodara Ilham bisa tabayun secara restorative justice atau secara kekeluargaan kepada kami atas tuduhan atau dugaan bahwa kami mengaku-ngaku sebagai Ketua DPP Komite OSIS Nasional. Tutup Ahmad Wahyu Saputra. Red

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *