HALILINTARNEWS.id, BANTAENG –-Terjadinya kabel korsleting hingga lampu padam di rumah warga kurang lebih 50 KK di Dusun Bonto Bontoa Desa Bonto Bontoa Kec. Tompobulu Kab. Bantaeng Sulsel, karena diduga kelalaian petugas PLN Sektor Banyoran lamban mengganti kabel aliran listrik yang sudah puluhan tahun terpasang di rumah warga.
Sehingga membuat Kosleting Kabel utama yang berdiameter kecil, yang dipakai Β± 50 KK yang puluhan tahun belum diganti oleh pihak PLN dimaksud dan mengakibatkan kurang lebih 50 KK lampunya padam selama kurang lebih 17 jam. Terjadi pada tanggal 24 Februari, pukul 18.30 Wita.
Atas kejadian itu, membuat masyarakat Dusun Bonto-bontoa, Desa Bonto bontoa sangat kesal terhadap pihak PLN Sektor Banyorang, karena sampai saat ini belum ada upaya untuk menyambung kabel tersebut, padahal masyarakat sudah menghubungi petugas PLN.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada upaya petugas PLN mendatangi area yang putus padahal kosleting terjadi di malam hari, sehingga masyarakat dusun Bonto-bontoa yang berjumlah Β± 50 KK tidak menikmati nyala lampu listrik.
Selain itu, juga masyarakat setempat kesaljan karena belum adanya pihak PLN untuk mengganti kabel tersebut, padahal sering terjadi korsleting Kabel utama karena sudah tidak sesuai dengan beban dengan jumlah pemakaian, sehingga sudah puluhan tahun rumah yang memakai jalur listrik tersebut redup dan kerap merusak elektronik karena beban listrik tidak stabil.
Jalur utama hingga saat ini juga belum menggunakan tiang listrik jadi sampai saat ini masih melambai diatas rumah masyarakat dan masyarakat sangat takut atas keadaan seperti itu, karena rawan kebakaran.
“Kejadian Korsleting jalur utama kerap terjadi karena beban dan pemakaian sudah tidak sesuai lagi”. Ucap Daeng Saso selaku pemerintah setempat atau Kadus.
Warga juga menegaskan, bahwa apabila pihak PLN terus membandel tidak ada upaya untuk mengganti kabel tersebut, maka masyarakat setempat akan melakukan unjuk rasa di Depan PLN Bantaeng. ( ucap masyarakat setempat).
Demikian rasa keperihatinan masyarakat setempat.
Reporter : Anto
EditorΒ Β Β Β Β : Supriadi Sanusi
halilintarnews.id. 2023












