Diera Kepemimpinan Bupati H.Syamsari, Bendungan Pammukkulu Dikerjakan
Februari 5, 202220
HALILINTARNEWS.id, TAKALAR — Saat takalar gabung dengan jeneponto, disebut kabupaten jeneponto-takalar hingga pisah tahun 1960 berdiri sendiri menjadi kabupaten takalar.
Sejak itu pula dari bupati Takalar berusaha ingin mengalih funsikan sungai pammukkulu desa komara kecamatan polombangkeng utara kabupaten takalar Sulawesi Selatan menjadi bendungan agar sawah-sawah yang masih tadah hujan di takalar dan sekitarnya, bisa dikerjakan sampai tiga kali setahun.
Namun nanti pada era kepemimpinan H.Syamsari-H.Achmad, sebagai bupati takalar 2017-2022 baru bisa terlaksana dan alhamdulillah kini pembangunannya sudah hampir rampung.
Sejumlah masyarakat dari berbagai desa di takalar dan sekitarnya mengatakan bahwa kalau bendungan tersebut selesai, akan berfungsi mengairi sedikitnya 6000 Ha persawahan sehingga betapa besar mafaatnya kepada masyarakat yang dulunya sawah-sawah miliknya hanya digarap satu kali untuk padi palawija setahun bisa menjadi dua kali bahkan bisa tiga kali, padi-padi dan palawija.
Selain menjadikan sawah-sawah bisa berproduksi sampai tiga kali, juga proyek yang menelan anggaran Rp1,6T nantinya menurut pihak balai pompengan melalui masyarakat setempat juga akan dimanfaatkan untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan kapasitas 4,3 megawatt (MW) dan pengendalian banjir serta konservasi air hingga lokasi pariwisata.
Kontrak pembangunan bendungan diketahui sudah diperpanjang hingga 2024, tetapi menurut masyarakat yang terdampak, pihak balai besar wilayah sungai (BBWS) pompengan jeneberang direktorat jenderal (Ditjen) sumber daya air (SDA) ingin proyek selesai 2023.
MaggarisiSiyye












