Beranda BULUKKUMBA

Wabup Edy Manaf Apresiasi Penyepakatan Unit Piloting Program Madani

84
0


Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

HALILINTARNEWS.id, BULUKUMBA – Wakil Bupati Bulukumba, H. A. Edy Manaf, S.Sos mengapresiasi Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Bulukumba sebagaimana mitra utama progam Madani yang di support oleh USAID melakukan Focus Group Discussion (FGD) yang telah melakukan penyepakatan unit piloting dengan Pemda dan para pihak terkait Peningkatan Partisipasi Forum Multisektor dalam Peningkatan Sistem Rujukan Kegawatdaruratan Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir.

Apresiasi tersebut disampaikan Wabup Edy Manaf saat membawakan sambutan, dimana Wabup mengajak agar mendorong program piloting proyek pada 3 Desa dan 1 Puskesmas tersebut dan diharapkan dengan pembentukan program itu dapat menjadi contoh atau role model dalam advokasi layanan persalinan yang aman dan lancar, mulai dari persiapan, pelaksanaan maupun pasca persalinan guna menekan angka kematian ibu dan bayi.

“kita berharap program ini dapat mendorong terciptanya sistem pelayanan yang menjadi pedoman bagi para penyelenggara pelayanan , serta menjadi kontrol bagi publik dalam mengadvokasi dan mengawasi pelaksanaan pelayanan persalinan di kabupaten bulukumba,” ucap Wabup.

Berbicara tentang persalinan aman bagi ibu melahirkan, maka tentu berbicara tentang kemanusiaan dan keberlanjutan kehidupan manusia serta mempersiapkan generasi pelanjut harapan masa depan, olehnya itu Wabup Edy Manaf mengatakan persalinan aman tentunya sangat penting, oleh karena salah satu indikator dalam pencapaian peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yaitu Angka Harapan Hidup (AHH) saat lahir.

“AHH ini diharapkan menjadi salah satu kunci dalam peningkatan IPM kabupaten Bulukumba yang masih 68.99 persen pada tahun 2020, angka ini kita harapkan dapat meningkat menjadi minimal 72,17 persen pada akhir periode pemerintahan ini,” ungkap Edy Manaf.

Andi Edy Manaf juga menegaskan dengan kegiatan FGD ini serta penyepakatan unit piloting dengan Pemda dan para pihak terkait peningkatan partisipasi forum multisektor dalam peningkatan sistem rujukan kegawatdaruratan ibu hamil dan bayi baru lahir merupakan momentum yang baik untuk meneguhkan niat dan komitmen kita bersama untuk mewujudkan pelayanan persalinan yang aman di kabupaten Bulukumba.

Baca Juga :  Team Respati Polres Bulukumba Mengamankan Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

Sementara itu, Satnawati Ketua Umum PDNA Bulukumba menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan program Madani di tahun kedua dimana untuk di tahun kedua ini membentuk desa piloting di tiga Desa (Desa Taccorong, Desa Salassae, Desa Benteng Palioi) dan 1 Puskesmas yaitu Bontonyeleng.

“Sebelum pembentukan unit piloting kita melakukan FGD penyepakatan unit politing dengan Pemda dan Multipihak,” jelasnya.

Satnawati berharap semoga dengan kegiatan ini adanya kesepakatan bersama terkait pembentukan unit piloting di tiga Desa dengan Pemda dan multisektor serta dengan kegiatan ini akan terbangun kolaborasi bersama untuk membicarakan isu KIBBL dan dengan aksi bersama sehingga peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak meningkat.

Bertempat di Aula Rumah Makan Bersama, Rabu (8/9/2021), Dalam kegiatan ini juga turut hadir sejumlah Pejabat dari Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pimpinan dan Pengurus BAZNAS Bulukumba, jajaran Bank Syariah Indonesia Kab. Bulukumba, perwakilan Desa Benteng Palioi, Desa Taccorong, Desa Salassae, jajaran Puskesmas Bontonyeleng, serta pengurus Learning Forum FORMAP-KIA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here