HALILINTARNEWS.id, MAKASSAR — Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan (Dinsos SulSel) senantiasa melakukan gerap cepat dalam menangani bencana. Bahkan sebagai langkah antisipatif, disiapkan buffer stock di tingkat Kabupaten dan Kota.
Hal itu ditegaskan Gemala Faoza selaku Plt (Pelaksana Tugas) Kepala Dinsos SulSel pada Sabtu siang (20/02/21) sekitar pukul 14:14 Wita. Dia terjun langsung ke daerah melihat, memantau serta memastikan apakah sudah tiba dan cukup buffer stock yang telah diserahkan Dinsos SulSel.
“Kami ke daerah melihat langsung sejauh mana persediaan yang kami berikan sudah tiba di sana? Alhamdulillah sudah sampai. Apakah sudah cukup dan baik kondisinya?”, ungkapnya.
Lanjut disampaikan secara ekslusif kepada rekan Wartawan melalui pesan WhatsApp, jika terjadi bencana, meskipun tidak diharapkan, buffer stock telah siap. Dalam hal penanganan, utamanya kondisi darurat, dengan ketersediaan itu, Gemala optimis bisa tertangani nantinya.
“Semoga tidak terjadi bencana, tapi kami pastinya harus selalu siap dengan kondisi terburuk sekalipun. Makanya kami siapkan buffer stock di setiap daerah”, tegas Gemala.
Jebolan STPDN (Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri) itu paham betul bagaimana menyikapi sebuah kejadian luar biasa. Terbukti, kesigapannya dalam berbagai kesempatan, tidak hanya menunggu laporan, namun ikut melibatkan diri dalam hampir setiap kegiatan, apalagi jika itu erat pertautannya dengan kemanusiaan.
Adapun daerah yang telah menerima penyaluran buffer stock dari Dinsos SulSel sebanyak 15 Kabupaten/Kota yakni Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Kepulauan Selayar, Wajo, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Sidrap, Barru dan Maros serta Kota Palopo.
Itu berarti tersisa 9 daerah. Dua hari terakhir, Dinsos SulSel menyambangi 4 daerah yakni Palopo, Sidrap, Barru dan Luwu. Tepatnya Kamis hingga Jum’at, 18-19 Februari 2021.
“Selama dua hari itu, Saya dan teman-teman ke Barru, Sidrap, Luwu, terus berakhir di Palopo. Buffer stock diterima masing-masing Dinas Sosial setempat. Dari 24 Kabupaten dan Kota, 9 belum menerima”, terangnya.
Gemala meyakinkan bahwa penyaluran akan tetap berlanjut dan dikontrol. Selain penyaluran buffer stock sejak awal Februari 2021, sekaligus memantau penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada masyarakat.
Penulis : Rahman Lallo
EditorΒ Β : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021












