Beranda Berita Utama

Tak Kuasa di Tinggal Istri Leher Nyaris Putus Bersimbah Darah

4577
0


Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Salah seorang pegawai Badan Pengelolaan dan Aset Daerah (BPKAD) pemkab Bantaeng Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan digegerkan melakukan percobaan bunuh diri.

Diketahui bahwa pegawai BPKAD bidang perpajakan Pemda Bantaeng berinisial AMI (34).

Pada hari Kamis tanggal 24/12/ 2020, saudara AMI pamit kepada orang tuanya berangkat ke Malino dengan tujuan berlibur.

Pada hari Senin tanggal 28 /12/2020 saudara AMI kembali dari berlibur dengan kondisi kejiwaan tidak normal dan menceritakan kepada orang tuanya bahwa “berbuat baiklah kepada sesama, umur saya tidak panjang lagi karena nyawa saya sudah sampai dileher”.

Dan Pada hari selasa tanggal 29 Desember 2020, Pukul 14.30 wita saudara AMI meminta kepada orang tuanya untuk dipotongkan ayam dengan alasan agar makhluk gaib/ilmu yang ada didalam tubuhnya hilang. Orang tua AMI menuruti dan menangkap ayam jantan namun AMI hanya memotong jengger ayam tersebut dan langsung menuju dapur.

Beberapa menit kemudian, ibunya mendengar teriakan dari dalam rumah dan langsung berlari kearah dapur dan melihat Anaknya sudah berlumuran darah dengan luka sayatan pisau di bagian leher.

Percobaan bunuh diri yang telah di lakukan, Pada hari selasa tanggal 29 Desember 2020, sekitar pukul 15.00 Wita, bertempat Jl. Sungai Calendu Kelurahan Mallilingi Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng,

Telah terjadi percobaan bunuh diri oleh saudara AMI, Pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). bidang perpajakan.

Dia diduga mengalami kelainan jiwa/depresi akibat ditinggal( cerai) dengan istri, tak kuasa membendung rasa dan asa yang selama ini menghujat perasaannya, hingga membuat jiwanya terasa tersayat sembilu.

Hidup segan mati tak mau, begitulah peristiwa yang terjadi pada pukul 15.00 hingga membuat kehilangan kendali, di duga ingin mengakhiri hidupnya dengan mencoba melakukan percobaan bunuh diri , dengan menggorok lehernya sendiri, untung tak dapat diraih, malang tak dapat di hindari, nasib beruntung Ibunya masih dapat mendengar teriakan anaknya tersebut.

Akibat kejadian tersebut
Korban mengalami luka sayatan pisau dapur dibagian leher, dan selanjutnya korban di larikan kerumah sakit Umum Daerah Prof Dr. Anwar Makkatutu, Bantaeng pada pukul 15.15, dengan menggunakan Ambulance. tutup Ibu Irfan.

Saat ini korban mendapatkan pertolongan para medis, dan masih terbaring di RSUD ( IGD ) Anwar Makkatutu Bantaeng.

Penulis : Supriadi Awing
Editor    : Red
halilintarnews.id. 2020

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here