HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Berbagai bantuan yang mengalir dari Pemerintah, baik secara langsung maupun melalui Bantuan Nontunai, sebagaimana yang di lakukan oleh para pendamping atau TKSK yang tersebar di 8 Kecamatan, pengelolah Bantuan yang di programkan Pemerintah untuk masyarakat prasejahtra.
Adapun bantuan yang di serahkan kepada keluarga penerima mampaat, berupa: Telur satu rak, beras satu karung 10 Kg, ikan laut segar sebanyak 6 ekor dan sayur mayur berupa kol, kentang, wartel melalui program Bantuan Pangan Non Tunai, ( BPNT ).
Bantuan ini di harapkan mampu menopang, kesenjangan yang terrjadi di masyarakat, baik sebelum maupun setelah Pandemi yang kita belum tahu pasti kapan akan berakhir.
Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) yang selama ini bergulir di masyarakat, sangat besar mampaatnya bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat yang terdampak Ekonomi dan Sosialnya. BPNT hadir sebagai solusi terbaik yang sangat membantu pemulihan dampak Ekonomi Rakyat.
Hasil pantauan media halilintarnews.id dilapangan sejumlah TKSK atau pendamping BPNT Kabupaten Bantaeng mengatakan, bahwa penyaluran BPNT kepada KPM di Bantaeng pada bulan November ini, berjalan lancar dan sukses, tanpa ada kendala atau keluhan dari masyarakat.
“Wilayah Bantaeng ini sudah beberapa kali kedatangan Tim dari Provinsi dan dari pusat melihat perbandingan penyaluran BPNT tersebut, para Tim sangat mengapresiasi dan mengajukan jempol, bahwa penyaluran BPNT Kabupaten Bantaeng patut di contoh,” kata Tim kepada Pendamping atau TKSK.
Menurut salah satu Keluarga Penerima Mampaat syamsiah, di hadapan media ini mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah, baik yang ada di Pusat, Provinsi maupun Pemerintah di tingkat Kabupaten, atas segala kepeduliannya terhadap kami masyarakat kecil yang kurang mampu.
“Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah termasuk pemasok sembako BPNT karena selama ini kami puas atas pembelajaan sesuai harapan masyarakat, di Bantaeng ini patut kita syukuri bantuannya melebihi dari cukup, katanya.
” Selain Kabupaten Bantaeng,”saya juga keluarga besar Kabupaten Jebeponto kebanyakan mendapat bantuan BPNT namun sangat jauh beda yang kita terima di Kabupaten Bantaeng, menurutnya di Kabupaten Jeneponto penerima BPNT hanya mendapat telur 15 buji,” kesalnya.
Pendistribusian BPNT Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan, patut di jadikan Contoh bagi Daerah lain yang ada di Indonesia khususnya BPNT yang ada di Sulawesi Selatan.
Pendamping BPNT Kabupaten Bantaeng dengan segala upaya yang di lakukan untuk memenuhi panggilan kemanusiaan, dan untuk memenuhi kebutuhan E. Warong, dalam hal penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai, secara tepat waktu, tepat sasaran, tepat jumlah, tepat kwalitas, dan tepat administrasi, sesuai dengan Pedum, dan mengacu pada Peraruran Presiden RI Nomor 93 Tahun 2017, tentang penyaluran bantuan sosial secara Nontunai.
Menurut sejumlah Agen, yang menyediakan kebutuhan, Keluarga Penerima Mampaat, mengaku bahwa dengan adanya program BPNT, merasa terbantu dalam hal peningkatan pendapatan ekonomi keluarga, ungkapnya.
Penulis : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2020












