Beranda BANTAENG

Petugas Damkar Bantaeng Mengalami Kecelakaan Tak Mendapat Perhatian Pemkab Bantaeng

325
0


Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Seorang petugas pemadam kebakaran mengalami kecelakaan saat bertugas memadamkan api di Kampung Kayu Lompoa, Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Sabtu 26/9/2020 kemarin.

Informasi yang dihimpung media, petugas Damkar tersebut terkena percikan Air Panas yang berada dalam drem saat berusaha memadamkan api yang sudah membesar di Lokasi.

Akibat kejadian itu, Korban mengalami luka yang cukup serius dibagian kaki, sehingga tidak bisa lagi berkatifitas untuk saat ini.

Menurut korban Rudi dihadapan rekan wartawan mengatakan, bahwa saat itu kami dalam menjalankan tugas sementara memadamkan api, tiba-tiba tidak sengaja terkena percikan air Panas yang berada dalam Drem, ungkap Rudi

“Waktu itu saya bertugas mengait ronsokan rumah yang habis terbakar untuk memastikan tidak ada lagi api yang menyala, dan disitu tiba – tiba ada air panas yang tumpah dari dalam Drem dan mengenai kaki saya  sehingga membuat kaki saya terkelupas dan bengkak”. Kata Rudi

Ia pun menambahkan bahwa dirinya sudah ihklas menerima musibah yang menimpah dirinya, sekalipun dirinya tidak mendapatkan perhatian dari atasannya atau Pemkab Bantaeng, keluh Rudi.

Ditempat terpisah, Salah satu Aktivis Bantaeng Rusdi menyayangkan sikap Pimpinan Damkar Bantaeng yang diduga tidak punya perhatian dan Empati kepada anggotanya.

“Sangat Miris, Masa Kepala Damkar Bantaeng atau pun Bupati tidak punya perhatian  dan rasa belas kasihan sama sekali kepada bawahannya yang mengalami kecelakaan kerja saat bertugas, selaku pucut pimpinan hendaknya memberikan semangat atau bantuan perawatan kepada
anggotanya yang mengalami kecelakaan seperti itu”. Kata Rusdi.

Sekarang tidak ada yang susah di Repoblik ini,  Pemerintah sudah mengeluarkan aturan tentang jaminan kecelakaan kerja sebesar Rp.  20 juta,  bagi warga yang benar – benar terdaftar selaku tenaga kerja pada suatu lembaga yang membawahinya,  tidak dalam keadaan sengaja mengalami kecelakaan pada saat dalam mengerjakan tugas, alias kecelakaan kerja.

Hal ini korban Rudi meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bantaeng rasa sosialnya untuk membuka hati dan membuka mata atas insiden yang saya derita, tutup Rudi

Penulis : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here